Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kualitas Lapangan Sepak Bola Martasura Dikeluhkan, Disporapar Balangan Siapkan Skema Perbaikan

M Dirga • Jumat, 24 April 2026 | 09:14 WIB
LAPANGAN BERGELOMBANG: Kondisi permukaan rumput Lapangan Martasura Paringin yang tidak rata dan dinilai tidak representatif bagi para pemain.
(M Dirga/ Radar Banjarmasin)
LAPANGAN BERGELOMBANG: Kondisi permukaan rumput Lapangan Martasura Paringin yang tidak rata dan dinilai tidak representatif bagi para pemain. (M Dirga/ Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BALANGAN - Kualitas Lapangan Martasura Paringin yang menjadi panggung utama sepak bola di Kabupaten Balangan kini menjadi sorotan.

Meski kerap digunakan untuk menggelar ajang bergengsi sekelas Liga 3 Zona Kalsel (sekarang Liga 4) hingga kedatangan tim raksasa Barito Putera, kondisi rumput lapangan tersebut dinilai jauh dari kata representatif.

Persoalan kerataan tanah dan kualitas rumput menjadi keluhan utama para pemain yang merumput di sana. 

Lapangan yang seharusnya menjadi kebanggaan di pusat kota ini dianggap tidak lagi menunjang performa maksimal saat pertandingan berlangsung.

Penjaga gawang PS Balangan, Saufi secara terang-terangan meminta pihak terkait untuk memberikan perhatian serius. Pasalnya, Lapangan Martasura merupakan home base bagi tim kebanggaan masyarakat Balangan dalam mengarungi kompetisi Liga 4.

"Kualitas rumput lapangan sangat tidak representatif. Ironisnya, ini lapangan home PS Balangan di liga 4. Jadi mohon diperbaiki serta diperhatikan," ujar Saufi.

Ia menambahkan, permukaan lapangan yang tidak rata sangat berpengaruh terhadap teknis permainan di lapangan. Aliran bola menjadi tidak maksimal sehingga taktik yang diinstruksikan pelatih sulit untuk dijalankan dengan sempurna.

Dampak buruk kondisi lapangan juga dirasakan oleh Juhaidi. Pemain yang terbiasa berjibaku di lini tengah ini mengaku harus menguras tenaga lebih banyak hanya untuk mengontrol bola yang bergerak tidak beraturan.

"Irama permainan jelas terganggu karena kualitas lapangan kurang baik. Bagi pemain, kami harus mengeluarkan tenaga ekstra karena bola sering liar akibat lapangan tidak rata," keluh Juhaidi.

Menanggapi keluhan para atlet, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan menyatakan telah memantau langsung kondisi di lapangan. Langkah evaluasi pun mulai dilakukan untuk menentukan skema perbaikan ke depan.

 

Sekretaris Disporapar Balangan, Bambang Mulyadi mengungkapkan, pihaknya bersama Wakil Bupati Balangan sudah turun ke lapangan untuk melihat fakta di lapangan. Ia memastikan aspirasi para pemain akan segera dikoordinasikan dengan pimpinan.

"Nanti kita koordinasikan lagi dengan pimpinan, dan kemarin kami dengan pak wakil bupati melihat langsung kondisi lapangan. Mudah-mudahan sesegeranya kita benahi sehingga pemain nyaman," ungkap Bambang, Kamis (23/4).

Ia menegaskan, Lapangan Martasura memiliki nilai strategis sebagai wajah olahraga di Bumi Sanggam. Dengan posisinya yang berada di jantung kota, sudah sepatutnya lapangan ini memiliki standar kualitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan lapangan di tingkat kecamatan.

"Secara garis besar, kami ingin agar lapangan ini menjadi ikon kebanggaan olahraga Bumi Sanggam. Kita berharap kualitasnya lebih baik dari lapangan yang ada di kecamatan-kecamatan," pungkasnya. 

Editor : Arief
#lapangan sepak bola #Balangan