Terpilih Aklamasi, H Imus Pimpin POBSI Kalsel dan Bidik Prestasi Lebih Tinggi di PON 2028

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Minggu, 19 April 2026 | 13:38 WIB
Ketua Umum POBSI Kalsel, H Imus, bersama jajaran yang kembali terpilih   dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga biliar menuju PON 2028.
AKLAMASI: Ketua Umum POBSI Kalsel, H Imus bersama jajaran berupaya maksimal dalam meningkatkan prestasi olahraga biliar Banua menuju PON 2028.(Foto : M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin) 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – H Mustohir Arifin kembali dipercaya memimpin Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalsel untuk periode 2026–2030.
 
Sosok yang akrab disapa H Imus tersebut terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026).
 
Terpilihnya kembali H Imus untuk ketiga kalinya mencerminkan kepercayaan penuh dari pengurus dan insan biliar di Banua.
 
Hal ini tak lepas dari capaian prestasi yang dinilai cukup positif dalam beberapa tahun terakhir.
 
Meski demikian, H Imus menegaskan tantangan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi di tingkat nasional.
 
Ia juga mengapresiasi perkembangan atlet muda lokal yang mulai bermunculan dan dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat biliar Kalimantan Selatan di masa mendatang.
 
Menurutnya, dukungan fasilitas menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Saat ini, pembinaan atlet masih mengandalkan rumah biliar komersial yang dinilai belum ideal untuk pembinaan jangka panjang.
 
“Kami berharap ke depan bisa memiliki pusat pelatihan sendiri agar pembinaan atlet lebih maksimal dan terarah,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan, sebelumnya POBSI Kalsel sempat memiliki tempat latihan mandiri, namun terkendala lokasi yang kurang representatif.
 
Saat ini, para atlet masih berlatih dengan memanfaatkan fasilitas rumah biliar.
 
Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, POBSI Kalsel menargetkan dapat mempertahankan tiga medali emas yang telah diraih sebelumnya, bahkan meningkatkan perolehan medali.
 
Untuk mencapai target tersebut, sejumlah program telah disiapkan, termasuk pelaksanaan training center (TC) bagi atlet dari kabupaten/kota yang selama ini kontribusinya masih minim.
 
Selain itu, atlet juga direncanakan mengikuti pemusatan latihan dan try out di Pulau Jawa, serta berpartisipasi dalam turnamen internasional guna meningkatkan pengalaman bertanding.
 
“Setelah Kejurnas nanti akan dilakukan evaluasi. Jika belum sesuai target, maka akan ada seleksi ulang untuk menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027,” jelasnya.
 
Ia menegaskan tidak hanya ingin mempertahankan prestasi yang ada, tetapi juga menambah perolehan medali dari berbagai nomor di ajang nasional mendatang.
 
Sementara itu, Ketua Panitia Musprov POBSI Kalsel, Andi Rizqi Indrawan, menjelaskan bahwa proses pemilihan berlangsung tanpa adanya calon lain. “Hingga batas akhir pendaftaran, tidak ada kandidat yang mendaftar sebagai calon ketua umum,” ungkapnya.
 
Kondisi tersebut kemudian dibahas dalam forum Musprov dan seluruh peserta sepakat kembali mengusung Mustohir Arifin. Keputusan itu pun disetujui secara bulat oleh seluruh pengurus cabang yang hadir.
 
“Dukungan dari pengurus cabang sangat solid sehingga beliau kembali terpilih secara aklamasi,” tutupnya.
Editor : Arif Subekti
POBSI Prestasi kalimantan selatan Musyawarah Provinsi PON 2028