RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Awal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 Putaran 1 di Sumatera Utara langsung menyuguhkan persaingan sengit. Selisih waktu tipis di kelas RC2 membuat setiap detik menjadi krusial, sekaligus menegaskan ketatnya perebutan posisi sejak special stage pertama.
Sorotan datang dari debut impresif M Fahrezi Fadh bersama tim MAB HRVRT. Berduet dengan navigator Respati Adhi, pereli asal Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan itu sukses finis di posisi kedua Kejuaraan Umum RC2 dengan catatan waktu 18 menit 31,0 detik.
Hasil tersebut menempatkan Fahrezi–Respati tepat di belakang pasangan Toyota Gazoo Racing Indonesia, Ryan Nirwan - Adi Indiarto, yang keluar sebagai juara dengan waktu 18 menit 9,9 detik menggunakan Toyota GR Yaris Rally2.
Sementara posisi ketiga ditempati H Dypo Fitramadhan - M Redwan dari Delta Garage Racing Team dengan 18 menit 36,2 detik.
Perwakilan tim MAB HRVRT, Rahman Noor Wahyudi, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Fahrezi di seri pembuka ini. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa Fahrezi mampu beradaptasi cepat sebagai driver utama di kelas tertinggi.
“Ini awal yang sangat baik. Fahrezi menunjukkan progres luar biasa, terutama dalam beradaptasi dari co-driver menjadi driver penuh di RC2. Dari SS awal sudah terlihat dia bisa langsung masuk ritme persaingan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, konsistensi Fahrezi dan Respati dalam menjaga catatan waktu di tiap special stage menjadi kunci keberhasilan meraih podium. Bahkan, pada SS1 dan SS2, duet ini sempat menembus dua besar dan memberi tekanan kepada para pereli senior.
“Persaingan di RC2 memang sangat ketat. Selisih waktu tipis, jadi fokus dan konsistensi sangat menentukan. Kami melihat Fahrezi punya potensi besar untuk bersaing di papan atas musim ini,” tambahnya.
Dengan hasil positif di putaran pertama, MAB HRVRT optimistis menatap seri-seri berikutnya. Evaluasi tetap akan dilakukan untuk meningkatkan performa, namun podium di awal musim menjadi modal penting dalam perburuan gelar Kejurnas Sprint Rally 2026.
“Perjalanan masih panjang. Tapi hasil ini jadi motivasi besar bagi tim untuk terus berkembang dan tampil lebih baik di putaran selanjutnya,” tutup Rahman.
Editor : M Oscar Fraby