HSU Ingin Sebar Venue Porprov 2029 ke Kecamatan ! Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 5 April 2026 | 12:46 WIB
KESERIUSAN: Wakil Bupati HSU yang juga Ketua KONI HSU Hero Setiawan mendampingi tim verifikasi Porprov Kalsel 2029 melihat venue di sejumlah lokasi di Kabupaten HSU.
KESERIUSAN: Wakil Bupati HSU yang juga Ketua KONI HSU Hero Setiawan mendampingi tim verifikasi Porprov Kalsel 2029 melihat venue di sejumlah lokasi di Kabupaten HSU.

AMUNTAI – Ambisi Hulu Sungai Utara menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Selatan tahun 2029 kian dimatangkan.

Tak sekadar ajang olahraga, pemerintah daerah menargetkan event ini sebagai penggerak ekonomi dan magnet pariwisata baru bagi daerah berjuluk Bumi Agung tersebut.

Bupati HSU H Sahrujani melalui Wakil Bupati sekaligus Ketua KONI HSU, Hero Setiawan, menegaskan bahwa Porprov diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah.

“Kami ingin Porprov ini tidak hanya sukses sebagai event olahraga, tapi juga memberi dampak nyata bagi ekonomi dan pariwisata,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Strategi utama yang disiapkan adalah pemerataan venue pertandingan ke seluruh kecamatan.

Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong perputaran ekonomi di berbagai wilayah, tidak hanya terpusat di satu lokasi.

“Dengan penyebaran venue, masyarakat di banyak wilayah bisa merasakan langsung dampaknya,” kata Hero.

Selain pembangunan infrastruktur olahraga, pembinaan atlet dan pelibatan masyarakat juga menjadi fokus utama.

Porprov 2029 dipandang sebagai peluang besar bagi pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM, jasa, hingga sektor pariwisata.

“Ini kesempatan bagi masyarakat untuk bergerak. UMKM, penginapan, hingga kuliner akan ikut terdampak positif,” jelasnya.

Untuk mendukung keberlanjutan, pemerintah juga menyiapkan program “Sekolah untuk Semua” guna mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pendidikan, termasuk pasca-event.

Rencana besar ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Rahmadi, warga Amuntai Tengah, menilai Porprov akan membawa peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

“Kalau jadi tuan rumah, pasti ramai. Usaha kuliner dan penginapan bisa ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Novi berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pelaksanaan, tetapi juga keberlanjutan fasilitas.

“Harus dipersiapkan matang. Setelah acara, fasilitasnya tetap bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Langkah ini menunjukkan keseriusan HSU dalam merancang Porprov 2029 sebagai event yang tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Editor : Eddy Hardiyanto
pariwisata HSU pertumbuhan ekonomi kecamatan porprov