RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin mulai memanaskan mesin pembinaan olahraga pelajar. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), sebanyak 308 pelajar dari berbagai sekolah di Tapin mengikuti seleksi atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 di Banjarmasin.
Kegiatan ini menjadi pintu awal penjaringan atlet terbaik yang diproyeksikan membawa nama Tapin bersaing di level lebih tinggi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin, Zainal Abidin, menegaskan pentingnya proses seleksi yang adil dan berkualitas. Menurutnya, dari ajang inilah akan lahir atlet-atlet yang akan mewakili daerah.
“Seleksi ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan atlet terbaik yang akan membawa nama daerah kita pada ajang POPDA tingkat yang lebih tinggi. Karena itu, saya berharap seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya, Jumat (3/4/2026).
Ia juga memberi motivasi langsung kepada para peserta agar tampil maksimal tanpa meninggalkan nilai kejujuran.
“Anak-anakku sekalian, ikuti seleksi ini dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan junjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, karena ini adalah awal perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi,” pesannya.
Lebih jauh, Zainal berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda berkarakter kuat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mencetak atlet yang tidak hanya unggul, tetapi juga disiplin, tangguh, dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Tapin, Eko Haryono, merinci jumlah peserta yang ambil bagian dalam seleksi tersebut. Total 308 pelajar yang terdiri dari tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA sederajat ikut ambil bagian.
“Peserta merupakan pelajar dengan tahun kelahiran maksimal 1 Januari 2009 atau setara kelas XI. Mereka berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Tapin,” jelasnya.
Adapun cabang olahraga yang diseleksi meliputi empat cabor dengan tujuh nomor pertandingan. Rinciannya, sepak bola diikuti 168 pelajar, bola basket 73 pelajar, bola voli 45 pelajar, dan sepak takraw 22 pelajar.
Menurut Eko, cabang dan nomor yang dipertandingkan disesuaikan dengan agenda POPDA 2026 di Banjarmasin.
“Seleksi ini kita sesuaikan dengan kebutuhan pada POPDA nanti, sehingga atlet yang terjaring benar-benar siap bertanding,” tambahnya.
Editor : Arif Subekti