BANJARBARU - 99 taekwondoin binaan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kalsel bersaing ketat dalam seleksi terbuka yang digelar di Gedung Sport Center JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, 28—29 Maret 2026 lalu.
Mereka memperebutkan tiket untuk mewakili Kalsel di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kategori cadet dan junior yang dijadwalkan berlangsung pada 23—26 April 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur.
Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi TI Kalsel, Faramadhana menjelaskan seleksi ini tidak semata-mata bertujuan memilih atlet terbaik, tetapi juga menjadi sarana pembinaan berkelanjutan sekaligus ajang evaluasi fisik dan teknik para taekwondoin Kalsel.
Baca Juga: Tak Ada Pekerja yang Mengadu, Disnaker Kabupaten Tabalong Tutup Posko THR
"Seleksi ini untuk menjaring atlet Taekwondo Kalsel yang berpotensi tampil di Kejurnas cadet dan junior di Samarinda. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi antar atlet. Kami melakukan pendataan serta evaluasi fisik dan teknik untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan para taekwondoin sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang," ujar Faramadhana, Kamis (2/4/2026).
Dari hasil seleksi ini, Pengprov TI Kalsel berencana menurunkan 32 atlet ke Kejurnas Samarinda, terdiri dari 16 atlet kategori cadet dan 16 atlet kategori junior. Para atlet tersebut akan bertanding di dua nomor yakni kyorugi atau tarung dan poomsae atau seni.
Faramadhana berharap proses seleksi yang kompetitif dan terstruktur ini mampu menghasilkan tim yang benar-benar siap bersaing di level nasional, sekaligus memperkuat fondasi pembinaan taekwondoin Kalsel menuju ajang-ajang yang lebih bergengsi di masa mendatang.
Editor : Fauzan Ridhani