Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Incar Emas di Kandang Sendiri, Banjarmasin Seleksi Puluhan Atlet Voli untuk POPDA Kalsel 2026

Arif Subekti • Rabu, 1 April 2026 | 14:24 WIB
Puluhan pelajar mengikuti seleksi atlet bola voli Kota Banjarmasin untuk POPDA Kalsel 2026 di GOR SKB Mulawarman, Rabu (1/4/2026), bersaing ketat memperebutkan 12 tempat di tim putra dan 12 tempat di tim putri kontingen Kota Banjarmasin. (M Idris Jian Sidik)
Puluhan pelajar mengikuti seleksi atlet bola voli Kota Banjarmasin untuk POPDA Kalsel 2026 di GOR SKB Mulawarman, Rabu (1/4/2026), bersaing ketat memperebutkan 12 tempat di tim putra dan 12 tempat di tim putri kontingen Kota Banjarmasin. (M Idris Jian Sidik)

 

BANJARMASIN - Kota Banjarmasin membuka lembaran persiapan serius menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026. Seleksi atlet bola voli digelar di GOR SKB Mulawarman, Banjarmasin, Rabu (1/4/2026), melibatkan puluhan pelajar SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kota Banjarmasin yang bersaing memperebutkan tempat di tim terbaik.

Total sekitar 48 atlet putra dan 19 hingga 20 atlet putri mengikuti proses penjaringan ini. Dari jumlah tersebut, tim pelatih akan menyaring masing-masing 12 atlet putra dan 12 atlet putri terbaik untuk memperkuat kontingen Kota Banjarmasin di ajang POPDA tingkat provinsi.

Pelatih Kepala Bola Voli Putri Banjarmasin, Yusi Arisandi, menegaskan bahwa seleksi ketat ini dilakukan demi memastikan tim yang terbentuk benar-benar kompetitif, terlebih Banjarmasin tampil sebagai tuan rumah POPDA 2026.

"Seleksi ini kita lakukan untuk mencari atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Kota Banjarmasin di POPDA tingkat provinsi tahun 2026. Karena kita sebagai tuan rumah, tentu target kita adalah hasil maksimal," ujar Yusi.

Materi seleksi difokuskan pada kemampuan teknis dan fisik para peserta, mencakup penguasaan passing, pertahanan atau defense, serta kondisi fisik secara keseluruhan. Yusi menyebut aspek-aspek dasar tersebut sebagai cerminan paling jelas dari potensi seorang atlet bola voli.

"Materi seleksi kita fokus pada skill dasar seperti passing, defense, dan fisik. Dari situ kita bisa melihat potensi mereka. Nanti yang benar-benar menonjol akan kita pilih," jelasnya.

Proses seleksi ini melibatkan tujuh pelatih berpengalaman dan bersertifikat tingkat daerah maupun nasional, yakni Yaman, Udin, Edy, Budi, Randy, Akmal, dan Jane. Komposisi tim penilai yang solid diharapkan memastikan proses seleksi berjalan objektif dan menghasilkan pilihan terbaik.

Yusi menambahkan bahwa kerangka tim sebenarnya sudah terbentuk dari pemain-pemain lama, namun seleksi terbuka tetap digelar untuk memberikan ruang bagi wajah-wajah baru yang berpotensi memperkuat komposisi tim.

"Kerangka tim sebenarnya sudah ada dari pemain lama, tapi kita tetap membuka peluang untuk pemain baru. Jadi kita tinggal menambah kekuatan dari hasil seleksi ini," ungkapnya.

Dengan status tuan rumah yang menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab, Banjarmasin membidik medali emas cabang bola voli di POPDA 2026 dan berharap proses seleksi yang ketat ini melahirkan tim yang siap mengharumkan nama daerah di hadapan publik sendiri.

Editor : Arif Subekti
#gor #banjarmasin #Popda #Kalsel