Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bukan untuk Main-Main, Yang Ingin Jadi Calon Ketua Umum Pengprov POBSI Kalsel Wajib Setor Rp100 Juta

Fauzan Ridhani • Kamis, 26 Maret 2026 | 19:48 WIB

BERLATIH: Atlet saat berlatih di rumah biliar. (M Idris Jian Sidik)
BERLATIH: Atlet saat berlatih di rumah biliar. (M Idris Jian Sidik)

BANJARMASN - Bukan untuk main-main. Bagi yang ingin jadi Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Kalsel wajib menyanggupi persyaratan khusus yang ditentukan panitia pelaksana. 

Yakni, wajib menyetorkan commitment fee senilai Rp100 juta kepada Panitia Musprov POBSI Kalsel 2026 yang dijadwalkan April depan di Banjarmasin. 

Ketua Tim Penjaringan Caketum POBSI Kalsel, Samsul Ma'arif menyatakan syarat khusus ini sudah jadi hal yang lumrah dalam ajang pemilihan figur pimpinan di induk organisasi olahraga biliar di Kalsel.

"Commitment fee tersebut sebagai bukti kesungguhan dan keseriusan figur yang ingin memimpin POBSI Kalsel. Artinya, harus siap menunjukkan totalitas dan integritasnya dari awal, sebelum nantinya benar-benar terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov POBSI Kalsel," sebut Samsul saat ditemui usai Rapat Persiapan Musprov POBSI Kalsel di Banjarmasin, Kamis (26/3/2026). 

Namun demikian, Samsul memastikan commitment fee tersebut bakal dikembalikan apabila figur yang bertarung di Musprov POBSI Kalsel 2026 tak terpilih.

"Kami jamin uang Commitment Fee tersebut dikembalikan 100 persen. Tapi, kalau terpilih (jadi Ketua Umum POBSI Kalsel, red) di Musprov, maka dana commitment fee tersebut akan masuk ke kas POBSI Kalsel untuk keperluan organisasi dan pembinaan atlet biliar Kalsel," sambungnya. 

Selain itu, juga ada persyaratan administrasi yang juga harus dipenuhi oleh Caketum POBSI Kalsel.

Yakni, wajib berdomisili di Kalsel dibuktikan dengan KTP dan mendapatkan dukungan tertulis minimal dari lima Pengurus Cabang (Pengcab) POBSI Kabupaten-Kota di Kalsel.

"Bagi yang memenuhi persyaratan tersebut, silakan ambil berkas pendaftaran, diisi sesuai prosedur, lalu dikembalikan lagi ke tim penjaringan Caketum POBSI Kalsel di Banjarmasin pada awal April mendatang. Untuk saat ini hingga 31 Maret 2026 masih dalam tahap sosialisasi. Agenda Musprov POBSI Kalsel 2026 direncakan digelar pada 18 April 2026," urainya.

PEMANTAPAN: Pengurus POBSI Kalsel menggelar rapat internal membahas persiapan Musprov POBSI Kalsel 2026 yang dijadwalkan April depan di Banjarmasin.
PEMANTAPAN: Pengurus POBSI Kalsel menggelar rapat internal membahas persiapan Musprov POBSI Kalsel 2026 yang dijadwalkan April depan di Banjarmasin.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Musprov POBSI Kalsel 2026, Andi Rizky menyatakan Musprov POBSI Kalse 2026 akan dihadiri oleh perwakilan 12 Pengcab POBSI tingka Kabupaten/Kota se-Kalsel. 

"Tiap Pengcab memiliki satu hak suara. Untuk Musprov kali ini, minus kehadiran Pengcab POBSI Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang masih berstatus demisioner," ujarnya. 

Selain agenda utama berupa memilih Ketua Umum Pengprov POBSI Kalsel yang baru, Andi menjelaskan Musprov tersebut juga membahas sejumlah hal penting lainnya. 

"Antara lain, terkait konsolidasi organisasi, evaluasi program, dan rencana kerja di periode selanjutnya. Termasuk persiapan pembentukan tim biliar Kalsel menuju PON XXII 2028 NTB-NTT," tandasnya.   

Editor : Fauzan Ridhani
#POBSI #banjarmasin #Musyawarah Provinsi #Commitment Fee #Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia