BANJARMASIN - Usai merayakan Lebaran Idul Fitri, atlet kempo Kalimantan Selatan langsung dihadapkan pada dua agenda kejuaraan penting yang akan menjadi ajang pembuktian sekaligus evaluasi perkembangan cabang olahraga tersebut di Banua.
Pelatih kempo Kalsel, Hafidz, mengungkapkan bahwa dua agenda utama telah menanti para atletnya pascalebaran. Pertama, Porseni Politeknik XV 2026 se-Indonesia yang akan digelar di Medan pada Juli mendatang. Kedua, turnamen Walikota Banjarmasin Cup 2026 yang akan mempertemukan dojo-dojo terbaik se-Kalimantan Selatan.
"Ada dua agenda utama setelah lebaran yakni Porseni Politeknik XV 2026 se-Indonesia di Medan pada Juli mendatang dan Walikota Banjarmasin Cup 2026," ujar Hafidz, Rabu (18/3/2026).
Untuk Porseni Politeknik di Medan, Kalimantan Selatan akan diwakili oleh dua institusi pendidikan vokasi, yakni Politeknik Negeri Banjarmasin dan Politeknik Tanah Laut. Namun sebelum keberangkatan, masing-masing politeknik terlebih dahulu akan menggelar seleksi internal guna menentukan atlet terbaik yang layak mewakili Kalsel di ajang nasional tersebut.
"Sebelumnya akan dilaksanakan seleksi atlet di masing-masing Politeknik," ucap Hafidz.
Sementara untuk turnamen Walikota Banjarmasin Cup 2026, persiapan diserahkan kepada masing-masing Dojo dan Pengurus Kabupaten/Kota Perkemi se-Kalimantan Selatan. Hafidz memastikan bahwa selama turnamen berlangsung, tim evaluasi akan diturunkan untuk memantau dan memonitor perkembangan seluruh atlet yang tampil.
"Selama turnamen nanti, akan ada tim evaluasi dan dimonitoring oleh para pelatih daerah," pungkas Hafidz.
Editor : Arif Subekti