Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dugaan Pelecehan Atlet di Jawa Timur, Jangan Ragu Melapor atau Speak Up

admin • Selasa, 17 Maret 2026 | 22:09 WIB

BERANI: Atlet kickboxing Viona mengajak para atlet berani speak up dan melaporkan pelecehan seksual di lingkungan olahraga.
BERANI: Atlet kickboxing Viona mengajak para atlet berani speak up dan melaporkan pelecehan seksual di lingkungan olahraga.

SURABAYA - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat seorang petinggi organisasi olahraga di Jawa Timur terus menuai perhatian publik. Di tengah proses hukum yang berjalan, atlet kickboxing putri Viona menyampaikan pesan menyentuh kepada para atlet agar tidak takut melaporkan tindakan pelecehan.

Kasus ini mencuat setelah atlet kickboxing putri berinisial VAP berusia 24 tahun mengungkap pengalaman pahitnya melalui akun Instagram pribadi pada Selasa (10/3). Curahan hati itu langsung menyita perhatian publik sekaligus membuka tabir masalah yang selama ini diduga jarang terungkap di dunia olahraga.

Dalam unggahannya, VAP mengaku telah lama memendam kejadian tersebut. Dia sempat merasa takut untuk berbicara karena sosok yang diduga melakukan pelecehan seksual memiliki posisi penting di organisasi olahraga, sementara dirinya hanya seorang atlet yang fokus berlatih dan meraih prestasi.

Rasa takut itu membuatnya memilih diam cukup lama. Namun, tekanan batin yang terus dirasakan akhirnya mendorongnya untuk berbicara kepada publik.

”Namun, diam terlalu lama membuat luka ini semakin berat,” tulis VAP dalam unggahannya. Kalimat singkat itu menggambarkan beban emosional yang selama ini ditanggung seorang diri.

Pengakuan tersebut langsung memicu respons luas dari masyarakat. Banyak pihak memberi dukungan moral agar korban berani memperjuangkan keadilan.

Perkara ini kemudian ditangani Kepolisian Daerah Jawa Timur. Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang beredar di publik.

Polisi akhirnya menetapkan terduga pelaku berinisial WPC sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual tersebut. Penetapan ini menjadi titik penting dalam proses hukum yang kini masih berjalan.

WPC diketahui merupakan pelatih sekaligus Ketua Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia Jawa Timur. Posisi tersebut membuatnya memiliki pengaruh besar dalam pembinaan atlet di daerah.

Kasus ini sekaligus menjadi sorotan serius terhadap relasi kuasa yang kerap terjadi dalam dunia olahraga. Atlet muda sering berada pada posisi rentan karena bergantung pada pelatih maupun pengurus dalam proses pembinaan.

Di tengah situasi tersebut, Viona muncul membawa pesan kuat bagi para atlet. Dia mengingatkan pentingnya keberanian untuk bersuara ketika mengalami perlakuan yang tidak semestinya.

Pesan itu disampaikan Viona melalui kanal Instagram Menteri BUMN Erick Thohir. Pernyataannya langsung mendapat banyak respons dari warganet dan '"ްŸdª0V§z’¬

 T}sà%†a}Ö&„Á untuk atlet-atlet lain jangan ragu untuk lapor atau speak up. Karena memang kejadian ini sudah banyak tapi memang jarang yang speak up gitu. Jaga diri baik-baik. Dan jangan pernah menukarkan prestasi dengan harga diri dan martabat kalian,” ujar Viona.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat penting bagi dunia olahraga. Prestasi tidak boleh dibayar dengan pengorbanan harga diri dan martabat seorang atlet.

Ucapan Viona juga mencerminkan realitas yang sering tersembunyi di balik gemerlap prestasi olahraga. Banyak atlet mungkin mengalami tekanan atau perlakuan tidak pantas, tetapi memilih diam karena takut kariernya terancam.

Keberanian untuk berbicara sering kali menjadi langkah paling sulit bagi korban. Namun ketika satu orang berani bersuara, hal itu bisa membuka jalan bagi korban lain untuk melakukan hal yang sama.

Kasus ini sekaligus menjadi momentum evaluasi bagi organisasi olahraga. Sistem pembinaan atlet perlu memastikan lingkungan latihan yang aman, profesional, dan bebas dari kekerasan maupun pelecehan.

Kickboxing sendiri merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang berkembang pesat di Jawa Timur. Cabang olahraga ini telah melahirkan sejumlah atlet berprestasi di berbagai ajang nasional.

Karena itu, keamanan dan kenyamanan atlet menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan prestasi tersebut. Tanpa lingkungan yang sehat, potensi atlet sulit berkembang secara maksimal.

Pesan Viona kini menjadi pengingat kuat bagi semua pihak di dunia olahraga. Atlet, pelatih, hingga pengurus organisasi perlu membangun budaya saling menghormati dan melindungi.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya dukungan masyarakat terhadap korban kekerasan seksual. Dukungan publik dapat memberi keberanian bagi korban untuk memperjuangkan keadilan.

Di sisi lain, proses hukum yang transparan diharapkan memberi kepastian sekaligus efek jera. Penanganan yang tegas akan menjadi sinyal kuat bahwa dunia olahraga tidak mentoleransi pelecehan dalam bentuk apa pun.

Kini publik menunggu kelanjutan proses hukum yang tengah berjalan. Harapannya, kasus ini tidak hanya berakhir pada satu perkara, tetapi juga memicu perubahan besar dalam perlindungan atlet di Indonesia.

Editor : Arief
#pelecehan seksual #atlet #Kickboxing