Program pembinaan intensif ini dipusatkan di area samping Gedung Haji Ahmad Firdaus dan dijadwalkan berlangsung selama sekitar sembilan bulan ke depan.
Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah, menjelaskan bahwa kelima atlet tersebut dipanggil dari beberapa kabupaten untuk menjalani pembinaan secara intensif. Komposisinya terdiri dari dua atlet putra dan putri asal Balangan, serta tiga atlet putra dari NPCI Hulu Sungai Utara.
"Ada lima atlet menembak yang sudah mulai bergabung latihan di NPCI Kalsel. Mereka berasal dari beberapa daerah," ujar Sumansyah.
Selama masa pemusatan latihan, para atlet tidak hanya berlatih tetapi juga tinggal di lingkungan NPCI Kalsel. Hal ini dilakukan agar proses pembinaan teknik maupun mental mereka dapat berjalan lebih intensif dan terukur.
"Latihan sudah mulai kita genjot dari sekarang. Mereka juga akan tinggal dan berlatih dalam waktu cukup lama di NPCI Kalsel, kira-kira sekitar sembilan bulan," jelas Sumansyah.
Program jangka panjang ini merupakan bagian dari persiapan NPCI Kalsel menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIX yang rencananya digelar di Nusa Tenggara Timur pada 2028.
Dengan waktu persiapan yang cukup panjang, NPCI Kalsel berharap para atlet mampu tampil optimal dan menyumbang prestasi terbaik bagi Kalimantan Selatan di panggung nasional.
Editor : Sutrisno