Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bidik Akhiri Puasa Medali, Akuatik Indonesia Gelar Pelatnas Lebih Awal

M Idris Jian Sidik • Selasa, 3 Maret 2026 | 09:22 WIB

Ketua Umum PB AI, Anindya Bakrie meninjau langsung Seleksi Nasional menuju Asian Games. (dok PB AI)
Ketua Umum PB AI, Anindya Bakrie meninjau langsung Seleksi Nasional menuju Asian Games. (dok PB AI)

JAKARTA - Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) menargetkan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Asian Games 2026 mulai digelar pada awal Maret 2026. Sebanyak 18 atlet telah diusulkan untuk mengikuti program tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang multievent terbesar di Asia.

Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB AI, Wisnu Wardhana, menyampaikan rencana tersebut usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 bertema “Konsolidasi dan Sinergitas Menuju Asian Games 2026” yang berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Wisnu, para atlet yang diajukan merupakan hasil seleksi dan evaluasi performa dari sejumlah kejuaraan internasional dan nasional terakhir, di antaranya Asian Youth Games, Islamic Solidarity Games (ISG), SEA Games, serta Indonesia Open Aquatic Championship 2025.

“Kemarin kami baru selesai melakukan review bersama PPON. Ada 18 atlet yang kami ajukan dan rencananya Pelatnas dimulai awal Maret ini,” ujar Wisnu.

Meski demikian, ia menyebut jumlah tersebut masih berpotensi berubah. PB AI dijadwalkan kembali bertemu dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk penetapan final jumlah atlet yang akan mendapat persetujuan resmi.

“Secara administratif, rencananya mulai 1 Maret. Latihan efektif kemungkinan dimulai hari Senin di Stadion Akuatik GBK,” jelasnya.

Dengan dimulainya Pelatnas lebih awal, PB AI berharap dapat memutus puasa medali Indonesia di Asian Games. Terakhir kali cabang akuatik menyumbang medali pada Asian Games 1990, melalui Richard Sam Bera di nomor 100 meter gaya bebas, Wirmandi Sugriat di 200 meter gaya dada, serta tim estafet 4x100 meter gaya bebas.

Ketua Umum PB AI, Anindya Bakrie, menegaskan target utama adalah mengakhiri penantian panjang tersebut. “Yang paling penting bagaimana kita bisa memecahkan paceklik medali di Asian Games. Ini waktunya untuk kita memecahkan telur,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun Indonesia sudah cukup kompetitif di level SEA Games, tantangan di Asian Games memiliki level berbeda dan menjadi batu loncatan penting menuju kualifikasi Olimpiade.

“Kita memang sudah kuat di SEA Games, tapi Asian Games menjadi tahapan penting untuk naik level, termasuk sebagai jalan menuju kualifikasi A Olimpiade,” jelasnya.

Editor : Arif Subekti
#banjarmasin #Asian Game #pelatnas #Aquatik