Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sosialisasi SOMD, IPEBI Kalsel Ramaikan Mini Turnamen Domino

M Idris Jian Sidik • Minggu, 1 Maret 2026 | 13:35 WIB

Peserta mini turnamen domino dari pegawai Bank Indonesia se-Kalimantan Selatan beradu strategi dalam kegiatan kolaborasi Orado Kalsel dan IPEBI di halaman Rumah Dinas BI Kalsel. (M Idris Jian Sidik)
Peserta mini turnamen domino dari pegawai Bank Indonesia se-Kalimantan Selatan beradu strategi dalam kegiatan kolaborasi Orado Kalsel dan IPEBI di halaman Rumah Dinas BI Kalsel. (M Idris Jian Sidik)

BANJARMASIN – Program SOMD (Semua Orang Main Domino) terus digaungkan di Kalimantan Selatan. Kali ini, Organisasi Domino Indonesia Kalimantan Selatan (Orado Kalsel) berkolaborasi dengan Ikatan Pegawai Bank Indonesia Kalimantan Selatan menggelar mini turnamen domino yang berlangsung di halaman Rumah Dinas Bank Indonesia Kalsel, 28 Februari hingga 1 Maret 2026.

Kegiatan ini diikuti puluhan pegawai Bank Indonesia se-Kalimantan Selatan dan menjadi bagian dari program kerja tahunan IPBI Kalimantan Selatan. Mini turnamen tersebut sekaligus menjadi ajang sosialisasi domino sebagai olahraga prestasi yang terstruktur dan memiliki aturan resmi di bawah naungan Orado.

Ketua IPEBI Kalsel, Rony Ferdiansyah, menjelaskan kegiatan tersebut dirancang sebagai agenda rutin tahunan sekaligus wadah penyaluran hobi bagi para pegawai BI.

“Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan IPEBI Kalsel sebagai bagian dari program kerja kami. Kami juga berkolaborasi dengan Orado Kalsel yang baru dilantik beberapa bulan lalu. Harapannya ini menjadi wadah bagi teman-teman internal BI untuk menyalurkan hobinya bermain domino,” ujarnya, Minggu (1/3/2026)

Rony mengungkapkan alasan dipilihnya domino sebagai cabang yang dipertandingkan karena tingginya minat pegawai. Dari hampir 40 peserta yang ambil bagian, ia melihat potensi besar untuk dikembangkan lebih serius.

“Kalau melihat minat teman-teman, alhamdulillah banyak sekali. Pesertanya hampir 40 orang. Artinya memang ada minat dan mudah-mudahan juga bakat untuk menjadi atlet domino secara profesional ke depan,” katanya.

Ia menegaskan, IPEBI dan BI Kalsel siap mendukung apabila ada pegawai yang ingin menekuni domino sebagai atlet.

“Kalau memang ada yang memiliki minat dan bakat menjadi atlet Orado atau atlet domino, tentu akan kami dukung,” tegasnya.

Terkait sistem pertandingan yang digunakan Orado, Rony menilai para peserta tidak mengalami kendala berarti meskipun ada perbedaan aturan dibanding permainan domino yang biasa dimainkan masyarakat.

“Bagi saya tidak masalah. Teman-teman hanya butuh adaptasi dengan sistem penilaian dan aturan dari Orado. Sejauh ini mereka merasa fine saja, meski memang ada beberapa perbedaan dari penilaian pada umumnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Orado Kalsel, M Rizwan Arifin, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari sosialisasi program SOMD kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan profesional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa domino bukan sekadar permainan biasa, tetapi sudah menjadi olahraga yang memiliki aturan resmi, sistem kompetisi, dan pembinaan atlet. Program SOMD ini memang bertujuan agar semua orang bisa bermain domino secara positif dan terarah,” ujar Rizwan.

Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar di berbagai instansi guna mengubah stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino.

“Kami ingin domino berkembang dan diterima luas oleh masyarakat. Stigma negatif memang masih ada, tapi lewat kegiatan seperti ini kita ingin menunjukkan sisi positifnya sebagai olahraga yang bisa membangun sportivitas dan kebersamaan,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, Orado Kalsel dan IPBI berharap domino dapat semakin populer sebagai olahraga rekreasi sekaligus prestasi di Kalimantan Selatan.

Editor : Arif Subekti
#Bank Indoensia #turnamen #ORADO #Kalsel