Ketua II NPC Kalsel Bidang Pembinaan dan Prestasi, Supian, mengatakan pembinaan telah dilakukan sejak dini, termasuk menjaring atlet-atlet potensial dari ajang Pekan Paralimpik Provinsi V Kalsel.
“Sejak jauh-jauh hari kami sudah menyiapkan atlet untuk dibina secara berkelanjutan. Atlet hasil Peparprov V di Tanah Laut yang kami anggap potensial langsung kami masukkan dalam program latihan,” ujar Supian, Kamis, (26/2/2026).
Dari total 125 atlet yang masuk tahap awal persiapan, sebanyak 89 orang merupakan atlet pemula hasil Peparprov V/2025. Selain itu, terdapat 22 atlet peraih medali emas pada Pekan Paralimpik Nasional XVII serta 14 atlet yang tampil di ASEAN Para Games 2025.
Supian menambahkan jumlah tersebut masih berpeluang bertambah sekitar 75 atlet lagi, terutama dari kalangan peraih medali perak dan perunggu Peparnas XVII Solo 2024.
“Atlet peraih perak dan perunggu saat ini menjalani latihan mandiri. Targetnya jelas, mereka harus bisa meningkatkan prestasi dan membidik medali emas di NTB,” tegasnya.
Untuk Peparnas XVIII nanti, NPC Kalsel menyiapkan 14 cabang olahraga, yakni atletik, bulutangkis, renang, tenis meja, catur, menembak, panahan, sepak bola CP, angkat berat, boccia, judo, taekwondo, anggar, dan voli duduk. Selain itu, ada tambahan dua cabang baru yang mulai dipersiapkan, yakni tenis lapangan kursi roda dan goalball.
“Cabang yang kami siapkan pada dasarnya sama seperti sebelumnya, hanya saja ada tambahan tenis lapangan kursi roda dan goalball. Kebetulan di dua cabor itu kita belum meraih medali, jadi akan kami maksimalkan pembinaannya,” jelas Supian.
Pada Peparnas XVII Solo 2024, Kalsel menempati peringkat ketujuh dari 34 provinsi dengan raihan 24 medali emas, 43 perak, dan 59 perunggu. Dengan persiapan lebih matang dan waktu yang masih panjang, Supian berharap prestasi tersebut bisa ditingkatkan pada Peparnas XVIII di NTB.
“Kami optimistis dengan persiapan yang lebih awal dan terstruktur, peringkat Kalsel bisa naik di Peparnas 2028 nanti,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno