Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

FPTI Kalsel gelar Rakerprov, Fokus Konsolidasi dan Pembinaan Atlet 2026

M Idris Jian Sidik • Kamis, 19 Februari 2026 | 12:03 WIB
MATANGKAN PROGRAM: Suasana Rapat Kerja Provinsi FPTI Kalsel di Banjarmasin yang diikuti perwakilan 13 kabupaten/kota guna mematangkan program kerja dan pembinaan atlet tahun 2026.
MATANGKAN PROGRAM: Suasana Rapat Kerja Provinsi FPTI Kalsel di Banjarmasin yang diikuti perwakilan 13 kabupaten/kota guna mematangkan program kerja dan pembinaan atlet tahun 2026.

BANJARMASIN – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya menyongsong tahun 2026 melalui pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6, Banjarmasin, Selasa (17/2/2026) sore.

Forum tahunan tersebut dihadiri perwakilan pengurus FPTI dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Rakerprov menjadi momentum strategis untuk menyusun sekaligus menyelaraskan arah kebijakan organisasi selama satu tahun ke depan.

Ketua Umum FPTI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan bahwa rapat kerja merupakan agenda wajib yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan perumusan langkah konkret organisasi.

“Rakerprov ini penting untuk memastikan seluruh program kerja 2026 tersusun rapi dan dapat dijalankan bersama secara maksimal,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, disepakati beberapa poin prioritas. Konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota menjadi perhatian utama guna memperkuat struktur dan koordinasi internal. Selain itu, pembinaan atlet dipastikan tetap menjadi jantung program, seiring rencana penyelenggaraan berbagai event panjat tebing di daerah.

Hasnuryadi, yang hadir didampingi drg. Ellyana Trisna Hasnuryadi, menyebut pengembangan olahraga panjat tebing tidak hanya bertumpu pada kompetisi, tetapi juga pada perluasan sosialisasi.

Karena itu, FPTI Kalsel merancang program pengenalan panjat tebing ke sekolah dan perguruan tinggi. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas basis atlet sekaligus menjaring talenta muda potensial untuk diproyeksikan ke level nasional hingga internasional.

Ketua Harian FPTI Kalsel, Zainal Helmie, menambahkan bahwa hasil Rakerprov menjadi pijakan resmi organisasi dalam menjalankan program kerja 2026.

“Konsolidasi, pembinaan atlet, dan pelaksanaan event di daerah menjadi fokus utama yang sudah disepakati,” ucapnya, Rabu (18/2/2026).

Rakerprov sebelumnya dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso. Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi strategis sekaligus memperkuat peran FPTI Kalsel sebagai organisasi olahraga yang profesional dan kompetitif, baik dalam penyelenggaraan event nasional maupun internasional.

Editor : Arief
#Panjat tebing #banjarmasin #FPTI