BARABAI- Tim Barabai Fc harus puas menjadi runer-up Liga 4 Kalimantan Selatan setelah kalah 2-1 dari Persemar Martapura.
Namun, dukungan dan apresiasi terus mengalir terhadap tim berjuluk Parisj Van Borneo tersebut. Salah satunya dari Ketua KONI HST, Yajid Fahmi.
Yajid mengakui hasil kekalahan bukan yang diharapkan. Namun semangat juang Muhammad Said Cs di lapangan menurutnya perlu mendapat dukungan.
"Hasil ini putut kita syukuri. Kita masih punga kesempatan di tahun-tahun berikutnya. Memang ada beberapa faktor yang perlu kita evaluasi," ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Mengingat Persemar Martapura bermain di kandang. Tentu sebagai tuan rumah mereka punya suntikan kekuatan lebih. Ia mendorong suatu saat Barabai bisa menjadi tuan rumah juga.
Tim Barabai Fc yang berhasil menembus final liga 4 Kalsel. Menjadi tanda bahwa olahraga sepak bola di HST telah mengalami kemajuan. Yajid melihat banyak potensi atletnya yang bisa terus berkembang.
"Sebagai Ketua KONI HST saya percaya jika sepak bola kita kelola serius maka akan terus naik level," pungkasnya.
Pada pertandingan final di Stadioan Demang Lehman, Selasa (17/2) Barabai FC harus mengakui keunggulan Persemar Martapura dengan skor tipis 1-2 setelah pertandingan berjalan dalam tensi tinggi dan penuh tekanan sejak menit awal.
Sejak peluit kick off, Barabai FC sebenarnya tampil percaya diri. Skema serangan cepat melalui sisi sayap langsung merepotkan lini belakang Persemar. Hasilnya datang pada menit ke-15.
Fajar sukses memanfaatkan celah pertahanan dan menuntaskan peluang menjadi gol pembuka. Barabai unggul 1-0 dan membuat ribuan suporternya bergemuruh. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama.
Persemar mulai menaikkan garis permainan. Mereka bermain lebih sabar, mengandalkan penguasaan bola dan umpan pendek untuk meredam tempo cepat Barabai.
Perlahan ritme pertandingan berubah. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil ketika Arisandi mencetak gol penyeimbang. Skor menjadi 1-1 dan momentum berbalik.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin taktis. Barabai FC mencoba kembali bermain terbuka untuk mengejar kemenangan, tetapi justru memberi ruang bagi Persemar melakukan serangan balik.
Situasi itu dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah. Persemar berhasil mencetak gol kedua dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Setelah unggul, Persemar terlihat lebih pragmatis. Mereka menurunkan tempo permainan, mengulur waktu, serta menumpuk pemain di area pertahanan. Lini belakang Persemar tampil disiplin dan sulit ditembus.
Barabai FC tidak menyerah. Serangan bertubi-tubi dilancarkan hingga menit akhir. Beberapa peluang tercipta, namun selalu kandas di kaki bek ataupun penyelamatan penjaga gawang Persemar yang tampil solid sepanjang laga.
Hingga peluit panjang ditiup wasit, skor tidak berubah. Persemar Martapura resmi menjadi juara Liga 4 Kalimantan Selatan 2026.
Editor : Arif Subekti