JAKARTA - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI) bergerak cepat menyusun persiapan menuju Asian Games 2026 setelah cabang olahraga padel dipastikan masuk dalam daftar pertandingan resmi, bukan sekadar nomor demonstrasi.
Kepastian tersebut diperoleh setelah komunikasi antara Federasi Internasional Padel (FIP) dan jajaran PB PI. Ketua Umum PB PI, Galih Kartasasmita, mengungkapkan bahwa FIP telah menginformasikan padel hampir pasti dipertandingkan secara resmi di ajang multievent terbesar Asia itu. Namun, hingga kini detail jumlah nomor yang akan dipertandingkan masih menunggu keputusan akhir.
“Alhamdulillah dari FIP sudah menyampaikan bahwa di Asian Games nanti padel hampir dipastikan menjadi cabang olahraga resmi, bukan demonstrasi. Tapi yang masih menjadi pertanyaan kami, berapa nomor yang akan dipertandingkan, itu yang belum didetailkan,” ujar Galih.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas menjadi salah satu pertimbangan utama. Nagoya sebagai tuan rumah disebut belum memiliki banyak lapangan padel, sehingga penyelenggara masih mengkaji kemungkinan penggunaan venue tambahan di kota lain atau memaksimalkan fasilitas yang ada. Keputusan tersebut nantinya akan berpengaruh langsung terhadap jumlah nomor pertandingan yang dibuka.
Sambil menunggu kepastian teknis dari Olympic Council of Asia (OCA) dan FIP, PB PI tidak tinggal diam. Organisasi tersebut telah menyiapkan langkah strategis, termasuk rencana merekrut dua pelatih asing dari Jerman dan Spanyol. Satu pelatih akan berperan sebagai penasihat program (adviser), sementara satu lainnya fokus pada peningkatan teknik dan keterampilan atlet sesuai kurikulum resmi FIP.
Di sisi pembinaan, PB PI juga telah menjadwalkan Seleksi Nasional (Seleknas) yang akan digelar pada akhir Juli, tepat setelah rangkaian Sirkuit Nasional (Sirnas) selesai. Data performa atlet dari Sirnas akan menjadi dasar utama dalam menentukan komposisi skuad Merah Putih.
“Setelah Sirnas selesai, kami langsung gelar Seleknas karena datanya sudah lengkap. Komposisi tim bisa langsung terbentuk 100 persen dan segera masuk pemusatan latihan (TC). Namun jumlah atlet yang dipanggil tentu menyesuaikan dengan berapa nomor yang nanti dipertandingkan,” jelas Galih.
Dengan waktu yang terus berjalan menuju 2026, PB PI kini berpacu menyiapkan fondasi tim nasional agar mampu bersaing dan mencatat sejarah pada debut resmi padel di Asian Games.
Editor : Arif Subekti