Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat resmi NPC Indonesia tertanggal 9 Februari 2026 dan telah ditindaklanjuti oleh NPCI Provinsi Kalimantan Selatan.
Dari tiga atlet yang dipanggil, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Balangan, sementara satu atlet lainnya dari Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dua atlet asal Balangan adalah Riyanti Ananda yang turun di cabang para panahan dan Jannah di cabang para menembak. Sementara Ansyari dari Hulu Sungai Utara akan memperkuat cabang para atletik.
Ketua NPCI Balangan, Padli, menyampaikan bahwa pelatnas dijadwalkan dimulai pada pertengahan Februari 2026 di Surakarta, Jawa Tengah.
Para atlet akan menjalani program latihan intensif sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Asian Para Games 2027 yang akan digelar setelah Asian Games 2027.
Padli menegaskan, keberhasilan atlet Balangan menembus pelatnas bukanlah hasil instan, melainkan buah dari pembinaan berkelanjutan di daerah.
“Ini adalah hasil dari proses panjang. Pembinaan yang kami lakukan bukan bersifat musiman. Dipanggilnya Riyanti dan Jannah membuktikan bahwa atlet daerah mampu bersaing di level nasional,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ia menambahkan, atlet NPCI Balangan juga telah memiliki pengalaman internasional. Pada ajang Para Games di Thailand sebelumnya, atlet Balangan turut menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia, khususnya dari cabang para panahan yang meraih satu medali perak dan satu perunggu.
“Pengalaman di Thailand menjadi modal mental yang sangat penting. Mereka sudah terbiasa menghadapi atmosfer pertandingan internasional,” kata Padli.
Sementara itu, Pengurus NPCI Balangan, dr Fery, menilai pemanggilan Jannah dan Riyanti ke pelatnas tidak hanya sebagai persiapan Asian Para Games 2027, tetapi juga bagian dari program jangka panjang menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak di Balangan, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, yang selama ini konsisten mendukung pembinaan atlet disabilitas.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari doa dan dukungan masyarakat Balangan, khususnya Bupati, DPRD, dan Dispora Balangan yang selalu memberikan perhatian dan apresiasi terhadap prestasi atlet,” ujarnya.
Menurut Fery, capaian tersebut menjadi motivasi bagi NPCI Balangan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Ia menegaskan pihaknya tidak ingin atlet Balangan hanya menjadi pelengkap di setiap ajang.
“Target kami jelas, tampil kompetitif dan punya peluang podium. Dengan pengalaman Para Games sebelumnya, peluang itu sangat terbuka,” tegasnya.
NPCI Balangan, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para atlet, baik dari sisi administrasi, kesiapan fisik, maupun mental bertanding, agar mampu membawa nama Kalimantan Selatan dan Indonesia berprestasi di kancah internasional.
Editor : Sutrisno