Dalam ajang And Eagles–Mahsa Invitation Diving Competition 2026 di Malaysia beberapa waktu lalu, tim Kalsel berhasil menembus lima besar klasemen akhir dengan torehan 4 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu.
Kejuaraan ini diikuti berbagai klub elite dan perwakilan daerah kuat dari Malaysia, serta peserta undangan dari luar negeri.
Persaingan berlangsung ketat, dengan Sarawak keluar sebagai juara umum berkat koleksi 23 emas, disusul Selangor di posisi kedua, Eagles Diving Club Malaysia di peringkat ketiga, dan Pari Sakti Diving di urutan keempat. Di tengah dominasi tuan rumah, Kalsel mampu menunjukkan konsistensi dan daya saing hingga finis di posisi kelima.
Empat medali emas Kalsel diraih dari sejumlah nomor bergengsi. Mirza Syawali Rizky membuka kran emas melalui nomor papan 3 meter novice A putera. Ziyad Abqari Rajendra menyusul dengan emas di papan 3 meter novice B putera grup 2.
Prestasi gemilang juga ditorehkan Navaro Arfan Wibowo di papan 3 meter novice B putera grup 4, serta Ahmad Farih Ramadhani yang mengamankan emas keempat lewat papan 5 meter novice A putera grup 1.
Selain emas, Kalsel juga mengoleksi lima medali perak. Medali tersebut disumbangkan oleh Ahmad Farih Ramadhani (papan 3 meter novice A putera), Siti Kenasih (menara puteri), Navaro Arfan Wibowo (papan 1 meter novice B putera grup 2), Okira Nayaka (papan 5 meter puteri novice A grup 1), serta Safira (tepi kolam novice C puteri).
Perolehan medali Kalsel dilengkapi dengan tujuh perunggu, masing-masing dari nomor: papan 1 meter novice C puteri, papan 3 meter novice A puteri oleh Okira Nayaka, papan 3 meter novice A puteri grup 3 oleh Safira, papan 1 meter terbuka putera oleh Muhammad Ilham, papan 1 meter novice B putera grup 1 oleh Ziyad Abqari, papan 5 meter putera novice A grup 2 oleh Mirza Syawali Rizky, serta papan 3 meter terbuka puteri oleh Siti Kinasih.
Pelatih loncat indah Kalsel, Dwi Mariastuti, mengapresiasi perjuangan para atlet yang tampil konsisten sepanjang kompetisi. Ia menilai hasil ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan loncat indah di Kalsel terus berkembang dan mampu bersaing di level internasional.
“Ini hasil dari kerja keras atlet, dukungan orang tua, dan pembinaan yang berkesinambungan. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas latihan agar prestasi loncat indah Kalsel semakin meningkat,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (6/1/2026).
Capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda Kalsel untuk terus berprestasi dan membawa nama daerah semakin dikenal di pentas nasional maupun internasional.
Editor : Sutrisno