PARINGIN - Awal 2026 menjadi momentum penting bagi pembinaan karate di Kabupaten Balangan. Atlet Asosiasi Shotokan Karate-Do Indonesia (ASKI) Kabupaten Balangan tampil pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ASKI Kalimantan Selatan yang digelar di HKSN Banjarmasin, 17-18 Januari 2026.
Pada kejuaraan tersebut, ASKI Balangan menurunkan 14 atlet yang mengikuti kategori festival dan turnamen, dengan total 45 kelas yang dipertandingkan. Kejurprov ini sekaligus menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Ketua Umum FORKI Balangan, Aswadie Rosyadi, sempat meninjau langsung persiapan atlet sebelum bertanding. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental, serta meminta atlet mempelajari teknik dan karakter lawan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Yang terpenting siap bertanding dan terus belajar. Dari situ atlet bisa berkembang,” ujarnya, Rabu (21/1).
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) FORKI Balangan, Rifki, menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak dipatok target medali. Fokus utama adalah memberikan jam bertanding dan peluang lolos ke Kejurnas.
“Target kami bukan medali. Target sesungguhnya adalah lolos Kejurnas dan bertanding sesuai arahan pelatih. Itu jauh lebih bernilai,” kata Rifki.
Atlet ASKI Balangan yang tampil berasal dari berbagai kelompok usia, mulai pra usia dini 6-7 tahun hingga kelas veteran. Salah satu penampilan paling menonjol datang dari Alden, siswa kelas III SDN Paringin 2, yang baru kedua kali tampil di kejuaraan tingkat provinsi.
Alden sukses meraih juara 1 kumite perorangan putra usia dini +25 kilogram dan juara 1 nomor kata perorangan usia dini putra. Hasil tersebut memastikan Alden mengamankan tiket Kejurnas Jakarta pada April 2026.
Prestasi membanggakan juga ditorehkan Hafizhah Nur Azkia, siswi MIN 1 Balangan. Atlet yang sebelumnya jarang masuk nominasi juara ini tampil mengejutkan dengan meraih juara 1 kata perorangan pemula putri dan juara 1 kumite perorangan pemula putri -45 kilogram, serta bersaing masuk Best of the Best (BOB).
“Ini hasil dari proses latihan yang panjang dan tidak mudah menyerah. Alhamdulillah bisa berbuah manis,” ujar Rifki menanggapi capaian Hafizhah, yang juga memastikan tiket Kejurnas.
Rifki menambahkan, Kejurprov kali ini diwarnai banyak kejutan dari atlet Balangan. Sejumlah atlet berhasil masuk kategori Best of the Best, di antaranya Nauralika dari SMPN 4 Paringin dan Rifqi Nadim dari SMPIT Darul Fikri Balangan.
Bagi sebagian atlet, kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang try out menjelang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). “Perlu pemanasan sebelum menghadapi ajang yang lebih serius,” kata Rifki.
Atlet pendatang baru seperti Selly Yanti dari SMPN 1 Paringin dan Zhea Davina dari SMPN 4 Paringin mengaku puas dengan hasil yang diraih dan bertekad meningkatkan performa di kejuaraan berikutnya.
Keberhasilan meloloskan atlet ke Kejurnas menjadi modal penting bagi ASKI Balangan dalam pembinaan prestasi karate, sekaligus menunjukkan regenerasi atlet berjalan positif dari usia dini hingga senior.