Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemain Diingatkan Kendalikan Emosi

M Idris Jian Sidik • Selasa, 20 Januari 2026 | 16:51 WIB
Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman saat mengunjungi latihan para pemain saat meninjau sesi latihan Laskar Antasari di Stadion 27 Mei, Banjarmasin.
Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman saat mengunjungi latihan para pemain saat meninjau sesi latihan Laskar Antasari di Stadion 27 Mei, Banjarmasin.

BANJARMASIN – Menyusul masih terjadinya pelanggaran yang berujung kartu merah dan sanksi tambahan, yang dinilai merugikan tim. Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan pentingnya pengendalian emosi dan konsentrasi penuh bagi seluruh pemain dalam menghadapi sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.

Ia menilai, kartu merah yang diperoleh dalam beberapa laga terakhir bukan hanya mengurangi kekuatan tim saat pertandingan berjalan, tetapi juga berdampak pada komposisi skuad di laga-laga berikutnya.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat Barito Putera tengah berada dalam persaingan ketat di papan atas klasemen untuk mengamankan tiket promosi kembali ke Liga 1. Kehadiran Hasnuryadi di tengah tim pun sekaligus menjadi dorongan moral bagi para pemain menjelang dua pertandingan krusial putaran kedua.

Menurutnya, kestabilan emosi di lapangan sangat menentukan keberhasilan tim dalam menerapkan strategi yang telah disiapkan pelatih. Satu keputusan yang lahir dari luapan emosi, kata dia, bisa mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.

“Dalam beberapa laga terakhir, kita mendapat kartu merah, bahkan sampai disertai sanksi lanjutan. Ini tentu sangat merugikan dan harus menjadi bahan evaluasi bersama,” ujarnya saat meninjau langsung sesi latihan Laskar Antasari di Stadion 27 Mei, Banjarmasin, Senin (20/1/2026).

Ia mengakui, bahwa insiden tersebut berangkat dari kesalahan individu pemain. Namun, sebagai pemilik klub, Hasnuryadi menegaskan dirinya tetap memikul tanggung jawab atas kondisi yang dialami tim.

“Saya tidak ingin menyebut nama pemain. Itu memang kesalahan individu, tetapi sebagai owner, saya tetap bertanggung jawab penuh terhadap tim ini,” tegasnya.

Ia berharap para pemain dapat tampil lebih dewasa dalam menyikapi tekanan pertandingan, menjunjung tinggi sportivitas, serta tetap fokus menjalankan instruksi pelatih hingga laga berakhir. “Saya berharap pemain bisa lebih menahan emosi, bermain fair play, dan tetap fokus dengan strategi yang sudah disiapkan,” imbuhnya.

Di dua laga penentuan mendatang, Barito Putera dijadwalkan melakoni pertandingan tandang melawan Persiba Balikpapan dan PSS Sleman. Dengan kondisi skuad yang harus beradaptasi akibat sanksi pemain, soliditas dan kebersamaan tim menjadi kunci utama.

Ia meminta seluruh elemen tim saling menguatkan dan memberikan kontribusi maksimal agar kesalahan serupa tidak kembali terulang. “Semua ini demi satu tujuan bersama, membawa Barito Putera kembali ke Liga 1,” pungkasnya.

Editor : M Oscar Fraby
#pss sleman #Hasnuryadi #Barito Putera