BANJARMASIN – PS Barito Putera resmi memperkuat sektor penyerangan dengan mendatangkan Cornelius Stewart untuk menghadapi sisa kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Kehadiran penyerang berpengalaman ini diharapkan mampu menambah ketajaman Laskar Antasari dalam upaya kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Striker asal Saint Vincent and the Grenadines tersebut bukan nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Sebelumnya, Stewart pernah membela Semen Padang FC dan merasakan langsung atmosfer kompetisi domestik.
Rekam jejak itulah yang menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen Barito Putera, mengingat kebutuhan tim akan pemain yang siap beradaptasi cepat dengan karakter permainan liga.
Dengan usia 36 tahun, Stewart membawa modal pengalaman dan kematangan bermain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim. Ia pun menyambut positif kesempatan bergabung bersama Barito Putera dan optimistis dapat memberi dampak nyata.
“Ini adalah langkah baru dalam karier saya. Sebelum menandatangani kontrak, saya sudah berdiskusi cukup panjang dengan Coach Teco dan merasa cocok dengan visinya. Saya datang dengan kepercayaan diri dan target utama membawa Barito Putera kembali ke Liga 1,” ujar Stewart, Rabu (14/1/2026).
Pengalaman hampir dua musim bermain di Indonesia membuat Stewart merasa tidak asing dengan tantangan yang akan dihadapi. Menurutnya, perbedaan antara kompetisi di level Liga 1 dan Liga 2 tidak terlalu mencolok, terutama dari sisi karakter permainan.
“Saya sudah memahami gaya bermain di Indonesia. Permainannya keras dan menuntut fisik, tapi saya siap. Perbedaannya tidak terlalu jauh, lebih ke aspek teknis saja,” tuturnya.
Stewart menegaskan, kepentingan tim menjadi prioritas utama dalam setiap penampilannya. Ia siap berkontribusi tidak hanya lewat gol, tetapi juga peran lain yang dibutuhkan di lapangan.
“Yang terpenting adalah tim. Saya ingin membantu dengan gol, assist, atau apa pun yang dibutuhkan. Target saya jelas, membawa Barito Putera kembali tampil di Liga 1,” jelasnya.
Editor : Arif Subekti