BANJARMASIN – Laska Hoops Tournament 2026 menggelar technical meeting sebagai bagian dari persiapan akhir menjelang pelaksanaan turnamen bola basket yang akan berlangsung di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, pada 9–18 Januari 2026.
Technical meeting ini diikuti oleh perwakilan 28 tim dari berbagai klub dan akademi basket se-Kalimantan Selatan. Agenda utama pertemuan membahas regulasi pertandingan, sistem kompetisi, pembagian pool, hingga teknis pelaksanaan selama turnamen berlangsung di Office Coffee, Banjarmasin, Minggu (4/1/2026).
Berdasarkan regulasi resmi Laska Hoops Tournament, setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 12 pemain, dengan pelatih wajib memiliki lisensi kepelatihan minimal C. Untuk kategori usia, turnamen ini mempertandingkan kelompok KU 10 Mix, KU 12 Putra, KU 14 Putra dan Putri, serta KU 18 Putra, dengan ketentuan aturan permainan yang berbeda menyesuaikan usia peserta.
Panitia juga menegaskan penerapan aturan teknis pertandingan, mulai dari penggunaan bola resmi sesuai kategori usia, kewajiban kostum terang dan gelap, hingga larangan penggunaan aksesoris yang berpotensi membahayakan pemain. Untuk kategori usia dini, sistem man to man defense wajib diterapkan, sementara KU 18 Putra menggunakan peraturan FIBA Rules secara penuh.
Selain itu, dibahas pula sistem pertandingan dengan pembagian grup menggunakan metode power ranking, tanpa babak perpanjangan waktu pada fase penyisihan. Penentuan peringkat ditentukan berdasarkan raihan poin, selisih angka, dan head to head jika terjadi nilai yang sama.
Ketua Pelaksana Laska Hoops Tournament 2026, Okki Sendy Saputra, menyampaikan bahwa technical meeting menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh peserta.
“Melalui technical meeting ini, kami ingin memastikan seluruh tim memahami regulasi dan menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung,” ujarnya.
Okki juga menjelaskan alasan turnamen kali ini hanya mempertandingkan kelompok usia dan belum membuka kategori umum. Menurutnya, fokus utama panitia adalah pembinaan jangka panjang.
“Turnamen ini memang kami khususkan untuk kelompok usia karena tujuannya untuk memunculkan bibit-bibit pemain basket andal ke depannya. Kami ingin memberikan ruang kompetisi yang tepat bagi atlet usia dini dan remaja agar proses pembinaan bisa berjalan maksimal,” ujar Okki.
Ia menambahkan, Laska Hoops Tournament merupakan ajang yang masih dalam tahap pengembangan. Turnamen edisi 2026 ini menjadi gelaran kedua, setelah pada edisi perdana tahun 2025 lalu hanya mempertandingkan kategori 3x3.
“Ke depan, kami menargetkan Laska Hoops bisa berkembang lebih besar. Jika antusiasme dan kesiapan sudah matang, bukan tidak mungkin pada gelaran selanjutnya kami akan membuka kategori umum,” tambahnya.
Turnamen ini juga mendapat dukungan penuh dari Radar Banjarmasin yang terlibat sebagai media partner.
Dengan digelarnya technical meeting, panitia berharap seluruh rangkaian Laska Hoops Tournament 2026 dapat berjalan tertib, kompetitif, dan menjadi ajang pembinaan atlet basket muda yang berkualitas di daerah.
Editor : Arif Subekti