BANJARBARU - Sebanyak 250 pemuda yang tergabung dalam 25 organisasi kepemudaan (OKP) se Kalimantan Selatan ambil bagian dalam Kemah Pemuda 2025 yang digelar di kawasan GOR Babussalam, Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, 16-18 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang temu lintas organisasi kepemudaan untuk memperkuat jejaring, menyatukan persepsi, sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda dalam berbagai bidang strategis.
Tidak hanya berfokus pada aktivitas luar ruang, kemah pemuda juga dirancang sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, kewirausahaan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, menegaskan bahwa peran pemuda sangat menentukan masa depan daerah dan bangsa.
Ia menilai kemah pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pembentukan karakter dan mental generasi penerus.
“Pemuda adalah estafet pembangunan. Mereka harus memiliki idealisme, semangat kebangsaan, serta ketangguhan fisik dan mental. Kegiatan ini bukan hanya soal berkumpul, tetapi tentang proses pembentukan karakter,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti beragam agenda yang dirancang untuk melatih kemandirian, tanggung jawab, serta kerja sama tim.
Kegiatan tersebut meliputi diskusi tematik, praktik lapangan, bakti sosial, dialog aspirasi pemuda untuk pembangunan Banua, hingga sesi berbagi pengalaman seputar kewirausahaan dan dinamika organisasi.
Pebriadin menambahkan, kemah pemuda juga menjadi sarana membangun kesepahaman antarlembaga kepemudaan agar memiliki visi bersama dalam mendorong kemajuan Kalimantan Selatan.
Menurutnya, potensi besar yang dimiliki pemuda perlu diarahkan melalui ruang kolaboratif yang sehat dan berkelanjutan.
Selain penguatan sumber daya manusia, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah.
GOR Babussalam dinilai mampu menunjang berbagai kegiatan kepemudaan berskala besar, baik di dalam maupun luar ruangan.
“Kami ingin fasilitas ini dimanfaatkan secara maksimal. Infrastruktur pendukung seperti air bersih, listrik, area parkir, hingga jalur evakuasi sudah tersedia dan layak digunakan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kemah Pemuda 2025, Ariefinnor, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan, kerukunan, serta ketahanan mental pemuda dari beragam latar belakang organisasi.
“Dengan berkemah bersama, para pemuda belajar hidup mandiri, saling menghargai, dan membangun rasa tanggung jawab. Harapannya, setelah kegiatan ini terjalin jejaring yang kuat dan semangat kolaborasi untuk membangun Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sekaligus mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.
Editor : Arif Subekti