Pada laga final yang digelar di Lapangan Mini Soccer RTH Hasan Basri Pelaihari, Selasa (16/12), MAN Tala mengalahkan SMAN 2 Jorong melalui drama adu penalti.
Kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal, sebelum MAN Tala memastikan kemenangan di babak tos-tosan.
Manajer MAN Tala, Muhammad Nafarin, mengaku bersyukur atas capaian timnya meski pertandingan final berlangsung menegangkan.
“Jujur saya merasa deg-degan saat adu penalti,” ujarnya, Rabu (17/12).
Meski meraih gelar juara, Nafarin menilai timnya masih membutuhkan evaluasi, khususnya dalam memaksimalkan peluang mencetak gol.
“Dari semua pertandingan yang kami jalani, laga final menjadi yang paling berat karena permainan lawan cukup bagus,” katanya.
Ia berharap turnamen sepak bola atau mini soccer antar pelajar dapat lebih sering digelar guna menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga.
“Semoga ke depan sekolah, instansi terkait, maupun pemerintah dapat kembali mengadakan turnamen seperti ini,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno