Sebanyak 17 nomor dipertandingkan dengan melibatkan atlet dari 12 kabupaten/kota se-Kalsel, kecuali Tanah Bumbu. Kompetisi yang berlangsung siang hari ini menampilkan aksi para atlet difabel dari berbagai daerah yang berjuang meraih medali untuk kontingen masing-masing.
Dari seluruh peserta yang bertanding, kontingen NPCI Banjarbaru tampil paling tajam. Mereka berhasil mengoleksi empat medali emas dan empat perak, sekaligus menempatkan diri sebagai penguasa sementara klasemen para-menembak. Prestasi ini menunjukkan konsistensi pembinaan atlet para-menembak di Banjarbaru yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Dua Atlet NPC Asal Amuntai Babat Habis Medali Emas Panahan di Peparprov Kalsel
Posisi kedua klasemen sementara dihuni Tabalong dengan raihan tiga emas, enam perak, dan tiga perunggu. Sedangkan tuan rumah, Tanah Laut, menyusul di peringkat ketiga dengan koleksi dua emas, dua perak, dan empat perunggu. Persaingan ketat antara ketiga kontingen ini diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir pertandingan.
Pelatih para-menembak NPCI Banjarbaru, ASWP Subagja, menegaskan bahwa keberhasilan anak asuhnya bukan buah keberuntungan semata. Prestasi gemilang yang diraih merupakan hasil kerja keras dan persiapan panjang yang telah dilakukan sejak lama.
"Emas kami ada di nomor air pistol men dan team. Alhamdulillah target tercapai dengan 4 emas," ujar Subagja dengan penuh rasa syukur.
Baca Juga: PT Pertamina EP Tanjung Field Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan dan Keamanan Jalur Pipa Migas
Ia membeberkan bahwa persiapan untuk Peparprov V ini sudah dimulai tidak lama setelah Peparprov sebelumnya rampung. Tim langsung melakukan pemusatan latihan (TC) untuk memastikan atlet-atlet binaan tetap dalam kondisi prima dan siap berlaga.
"Kami sudah TC sejak lama, bahkan setelah Peparprov sebelumnya langsung melakukan persiapan. Ini adalah bukti keseriusan kami dalam membina atlet para-menembak," jelasnya.
Subagja menyebut hasil tahun ini jauh lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya yang digelar di Hulu Sungai Selatan (HSS). Pada Peparprov IV, Banjarbaru hanya mengantongi tiga medali emas dan finish di peringkat ketiga klasemen akhir. Kini, dengan empat emas yang sudah diraih, posisi Banjarbaru semakin menguat untuk tetap bertahan di papan atas.
Baca Juga: Mahli Petarung Muda Tapin Borong Prestasi Kejuaraan Nasional MMA IBCA 2025 di Mako Brimob Depok
"Sekarang posisi kami menguat untuk tetap di papan atas. Kami optimis bisa mempertahankan atau bahkan menambah perolehan medali di nomor-nomor berikutnya," tambah Subagja dengan penuh keyakinan.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa program pembinaan atlet para-menembak di Banjarbaru berjalan dengan baik dan konsisten. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan induk organisasi, menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi atlet.
Juri pertandingan, Kasto, menjelaskan bahwa nomor yang dipertandingkan terdiri dari air pistol dan air rifle dengan jarak tembak indoor 10 meter, serta PCP (Pre-Charged Pneumatic) pada jarak 13 meter. Setiap nomor memiliki tingkat kesulitan dan teknik tersendiri yang menuntut konsentrasi tinggi dari para atlet.
Baca Juga: Esports Perebutkan Empat Emas di Peparprov V Tala, Terapkan Konsep Nasional
"Pembinaan atlet sudah merata, diikuti 12 kabupaten/kota kecuali Tanah Bumbu. Klasifikasi atlet yang bertanding adalah daksa lower dan upper," jelas Kasto.
Ia menilai persebaran pembinaan atlet menembak di Kalimantan Selatan kini semakin merata. Semakin banyak daerah yang serius membina atlet para-menembak, sehingga kualitas pertandingan pun meningkat dan persaingan menjadi lebih ketat.
Gelaran para-menembak Peparprov V Kalsel 2025 di Tanah Laut ini mendapat antusiasme tinggi dari para atlet dan official kontingen. Pertandingan berlangsung sportif dan penuh semangat, meski persaingan untuk merebut medali sangat ketat.
Baca Juga: Peringatan 120 Tahun Widya Dharma School Banjarmasin, Hadirkan Guru Senior dan Ratusan Alumni
Keberhasilan NPCI Banjarbaru dalam menguasai klasemen sementara diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan pembinaan atlet difabel. Dengan pembinaan yang merata dan berkelanjutan, Kalimantan Selatan berpotensi melahirkan atlet-atlet paralimpik berkualitas yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Pertandingan para-menembak Peparprov V Kalsel 2025 masih akan berlanjut hingga seluruh nomor selesai dipertandingkan. Klasemen sementara yang dikuasai NPCI Banjarbaru bisa berubah seiring dengan pertandingan nomor-nomor berikutnya. Kontingen Tabalong dan Tanah Laut masih berpeluang menyalip posisi Banjarbaru jika mampu meraih medali emas di nomor-nomor yang tersisa. (*)
Editor : M. Ramli Arisno