Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dua Atlet NPC Asal Amuntai Babat Habis Medali Emas Panahan di Peparprov Kalsel

M Akbar Radar Banjarmasin • Selasa, 25 November 2025 | 13:35 WIB
Atlet panahan NPC HSU Deni Aldiani dan Muhammad Rafii sukses masuk ke babak final dan meraih medali emas dan perak di ajang Peparprov Kalsel 2025 di Pelaihari.
Atlet panahan NPC HSU Deni Aldiani dan Muhammad Rafii sukses masuk ke babak final dan meraih medali emas dan perak di ajang Peparprov Kalsel 2025 di Pelaihari.

 

 

 

PELAIHARI - Dua pemanah asal Amuntai tampil luar biasa pada cabang olahraga panahan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalimantan Selatan 2025 di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Keduanya turun di kelas Standar Bow Putra, Deni Aldiani dan Muhammad Rafii dari NPCI Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tampil dominan dan menyapu bersih podium juara.

Pada babak kualifikasi, keduanya langsung menunjukkan dominasinya. Deni Aldiani memuncaki peringkat pertama dengan catatan skor impresif 322 dan 304 (total 626 poin).

Sementara itu, Muhammad Rafii menempel ketat di posisi kedua dengan skor 282 dan 298 (total 580 poin). Duo pemanah HSU ini menjadi satu-satunya pasangan dari daerah yang mampu mengamankan posisi satu dan dua sekaligus.

Keperkasaan keduanya berlanjut hingga Final Olympic Round perorangan. Dengan hasil kualifikasi yang menempatkan Deni dan Rafii di posisi teratas, partai final pun berubah menjadi laga “All HSU Final”.

Pertarungan sesama atlet asal Amuntai itu memastikan bahwa emas dan perak tidak akan ke mana-mana selain kembali ke HSU.

Hasil akhirnya, Muhammad Rafii meraih dua medali emas, sedangkan Deni Aldiani membawa pulang satu emas dan satu perak.

Capaian ini terasa semakin istimewa mengingat NPCI HSU hanya menurunkan dua atlet untuk tiga nomor lomba, namun tetap berhasil menutup turnamen di peringkat ketiga klasemen panahan, berada di bawah Hulu Sungai Tengah dan tuan rumah Tanah Laut.

Pelatih Panahan NPCI HSU, Ma’arif Fatullah memuji kerja keras kedua atletnya.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk bersaing, bahkan melampaui atlet-atlet lain dari seluruh Kalimantan Selatan.

Pertandingan panahan Peparprov Kalsel 2025 berlangsung pada 20–24 November 2025, dengan kelas Standar Bow Putra yang diikuti atlet HSU digelar pada 23 November dan final pada 24 November.

“Terima kasih pada official, pelatih dan daerah atas dukungan terhadap kemajuan olahraga khususnya pada ajang Peparprov Kalsel kali ini,” ujarnya, Selasa (25/11).

Dengan performa gemilang dua “Arjuna Amuntai” ini, HSU kembali membuktikan diri sebagai daerah yang mampu melahirkan talenta panahan berprestasi, sekaligus menegaskan bahwa tekad dan ketekunan dapat mengalahkan keterbatasan.

Editor : Muhammad Syarafuddin