Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Esports Perebutkan Empat Emas di Peparprov V Tala, Terapkan Konsep Nasional

M Idris Jian Sidik • Selasa, 25 November 2025 | 13:28 WIB

BERADU: Atlet disabilitas beradu strategi dalam pertandingan eFootball Peparprov V Tanah Laut 2025 di Gedung Rakyat Manuntung, Pelaihari.
BERADU: Atlet disabilitas beradu strategi dalam pertandingan eFootball Peparprov V Tanah Laut 2025 di Gedung Rakyat Manuntung, Pelaihari.
PELAIHARI — Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Tanah Laut 2025 menghadirkan warna baru dalam daftar cabang pertandingan. 

Untuk pertama kalinya, esports, khususnya nomor eFootball, resmi dipertandingkan dan langsung menyedot perhatian peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Gedung Rakyat Manuntung, Pelaihari, berubah menjadi arena kompetisi penuh adrenalin. 

Sorak semangat dan konsentrasi tinggi para atlet disabilitas mengisi ruangan, menandai bahwa esports tak sekadar hiburan, melainkan medan prestasi yang serius. Sebanyak 23 atlet dari 12 kabupaten/kota ambil bagian, kecuali Kabupaten Tapin yang tidak mengirimkan perwakilan.

Meski berstatus cabang perdana, pelaksanaannya jauh dari kata coba-coba. Technical Delegate Esports Peparprov V, Handoko, menjelaskan bahwa terdapat empat nomor pertandingan yang diperebutkan.

Yakni klasifikasi daksa kaki, daksa tangan, ganda beregu daksa tangan dan kaki, serta hop beregu daksa tangan dan kaki. Seluruh pertandingan dipusatkan pada kategori eFootball.

“Yang dipertandingkan ada empat nomor, yaitu tuna daksa kaki, daksa tangan, ganda beregu daksa tangan dan kaki, serta hop beregu daksa tangan dan kaki. Kategorinya hanya eFootball. Untuk peraturan, teknis, dan sistem pertandingan mengacu pada Peparnas, hanya ada beberapa penyesuaian. Ada 12 kabupaten kota kecuali Tapin, dengan total 23 peserta,” ungkap Handoko, Selasa (25/11/2025).

Penerapan regulasi berbasis nasional yang mengacu pada standar Peparnas menjadi bukti bahwa ajang ini tidak main-main. Peparprov V Tala tak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan serius bagi atlet esports disabilitas di Kalimantan Selatan.

Semangat para atlet yang bertanding di depan layar kini menjelma menjadi simbol perjuangan dan kesetaraan. Di balik setiap tombol yang ditekan, tersimpan mimpi untuk melangkah lebih jauh — menuju pekan paralimpik tingkat nasional, bahkan internasional.

Dengan antusiasme tinggi dan atmosfer kompetitif yang begitu terasa, cabang esports di Peparprov V Tala bukan hanya memperebutkan empat medali emas, melainkan juga membuka jalan bagi lahirnya generasi baru atlet disabilitas yang siap mengharumkan nama daerah di panggung yang lebih luas.

Editor : Sutrisno
#esports #Kalsel