Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mahli Petarung Muda Tapin Borong Prestasi Kejuaraan Nasional MMA IBCA 2025 di Mako Brimob Depok

Rasidi Fadli • Selasa, 25 November 2025 | 13:29 WIB

PRESTASI: Mahli memperlihatkan medalinya usai bertanding di Kejuaraan Nasional Championship IBCA MMA 2025 Piala Dankor Brimob Polri.
PRESTASI: Mahli memperlihatkan medalinya usai bertanding di Kejuaraan Nasional Championship IBCA MMA 2025 Piala Dankor Brimob Polri.
RANTAU – Muhammad Mahli, siswa SMPN 2 Rantau yang baru berusia 15 tahun, sukses mengharumkan nama Kabupaten Tapin di ajang Kejuaraan Nasional Championship IBCA MMA 2025 Piala Dankor Brimob Polri.

Kompetisi bergengsi yang berlangsung 17–21 November 2025 di Mako Brimob Polri Kelapa Dua, Depok, tersebut menjadi bukti nyata bahwa atlet muda Kalimantan Selatan mampu bersaing di level nasional.

Pemuda kelahiran 9 September 2010 ini tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga membawa misi mulia di balik setiap pukulan dan tendangannya di atas ring.

Baca Juga: Jelang Penutupan Tahun Anggaran 2025, Inspektur Kalsel: Kualitas Belanja Lebih Penting, Dibanding Sekadar Serapan

Mahli menyebut prestasi ini dipersembahkan untuk sang nenek, sosok yang menjadi motivasi terbesar dan telah membesarkannya sejak kecil.

"Awal mula saya terjun ke MMA karena ingin meraih prestasi dan mengangkat derajat keluarga. Nenek adalah orang yang paling berjasa dalam hidup saya. Apa pun jalan yang saya pilih, beliau selalu mendukung," ujar Mahli saat ditemui di Rantau, Selasa (25/11/2025).

Perjalanan Mahli menuju puncak prestasi tidak mulus. Pengorbanan terberat yang harus ia tanggung adalah meninggalkan nenek seorang diri di rumah saat menjalani latihan intensif di Camp Meriam Banjar.

Baca Juga: Kabupaten Tanah Bumbu Gelar Aksi Sinergi Merah Putih di Kecamatan Angsana

Kondisi nenek yang sudah lanjut usia membuat hatinya kerap terasa berat, namun tekad untuk berprestasi membuatnya tetap fokus.

"Beliau sudah lanjut usia. Tapi saya harus latihan penuh untuk persiapan pertandingan," katanya dengan nada penuh penghayatan.

Selain tuntutan latihan fisik yang keras, Mahli juga harus pintar membagi waktu dengan kewajiban sekolahnya.

Baca Juga: Pemkab Tanah Bumbu Dukung Percepatan Investasi Kalimantan Selatan

Meski sering absen karena jadwal latihan padat, pihak SMPN 2 Rantau justru memberikan dukungan penuh terhadap program latihan dan prestasi yang diraihnya.

Sekolah memahami bahwa Mahli sedang berjuang untuk mengharumkan nama daerah.

Mahli dikenal sebagai atlet yang sangat disiplin. Jadwal latihannya terbilang padat, pagi, sore, dan malam hampir tanpa henti.

Baca Juga: Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan Program BerAKHLAK dan Gelar Workshop Budaya Kerja

Ia hanya mendapat libur dua kali seminggu, yakni malam Selasa dan malam Jumat, karena terlibat sebagai panitia di Majelis Attazkiah yang dipimpin Guru Nopal di Kesumagiri, Rantau.

Kedisiplinan ini tidak lepas dari peran besar pelatihnya, Muhammad Fuad, yang telah membentuk fisik dan mental Mahli hingga menjadi petarung tangguh.

Dukungan dari Tim Meriam Banjar juga menjadi kekuatan tersendiri bagi Mahli untuk terus berjuang.

Baca Juga: Meranti Putih Performance Arts Fest di Kotabaru Kembali Digelar, Catat Tanggalnya

"Pelatih Fuad selalu mendukung dan memfasilitasi saya. Tim Meriam Banjar pun selalu ada untuk saya," tutur Mahli dengan penuh rasa syukur.

Saat ditanya soal strategi menghadapi lawan, Mahli menjawab dengan tegas bahwa ia "hanya haus akan pertandingan".

Baginya, tidak ada istilah lawan berat atau ringan, yang ada hanya keinginan untuk menang di setiap laga.

Baca Juga: Perda Limbah Direvisi, Sungai Tak Boleh Jadi Tempat Sampah Cair Lagi

"Saya atlet didikan, bukan atlet dadakan. Saya siap bertanding kapan pun dan di mana pun. Juara itu cuma satu, tidak ada dua atau tiga di benak saya," tegasnya dengan penuh keyakinan.

Mental juara yang tertanam kuat dalam dirinya membuat Mahli percaya diri menghadapi siapa pun di atas ring.

Di Kejurnas IBCA MMA 2025, ia tampil dominan sejak babak penyisihan hingga berhasil keluar sebagai juara, mengalahkan lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: APBD Kalsel 2026 Dikuasai Tiga SKPD, Dinas PUPR Paling Besar

Prestasi demi prestasi yang ditorehkan Mahli membuatnya berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah dan para tokoh masyarakat Tapin.

Ia menilai dukungan finansial maupun non-finansial sangat penting agar atlet-atlet Tapin dapat berlatih maksimal dan bersaing di level yang lebih tinggi, bahkan hingga ke kancah internasional.

"Harapan saya bisa melihat atlet kita mengibarkan Merah Putih di luar negeri. Merah darahku, putih tulangku," ucapnya dengan semangat membara.

Baca Juga: Kalsel Jadikan Kejurnas Tenis Meja 2025 sebagai Ajang Uji Kualitas dan Regenerasi Atlet

Mahli menjadi contoh nyata bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih prestasi gemilang. Dengan dukungan keluarga, pelatih, tim, sekolah, dan pemerintah, atlet-atlet muda Tapin berpotensi besar mengharumkan nama daerah hingga ke pentas internasional.

Kini, nama Muhammad Mahli mulai diperhitungkan sebagai salah satu petarung muda berbakat yang memiliki masa depan cerah di dunia MMA nasional. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#Muhammad Mahli juara MMA #Kejurnas IBCA MMA 2025 #SMPN 2 Rantau prestasi #Petarung muda Indonesia berprestasi #Atlet MMA Tapin Kalimantan