PELAIHARI - Dua tim memastikan tiket ke babak final cabang olahraga Sepak Bola Cerebral Palsy (CP) pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan 2025. Kedua tim tersebut adalah Kabupaten Banjar dan Kabupaten Balangan.
Kabupaten Banjar datang dengan status sebagai juara bertahan, sementara Balangan merupakan kampiun Peparprov III di Tabalong, sehingga laga final diprediksi berlangsung sengit.
Banjar melaju ke partai puncak setelah menundukkan tim tetangga, Banjarbaru, dengan skor telak 3-0. Di semifinal lainnya, Balangan tampil dominan dan mengalahkan tuan rumah Tanah Laut (Tala) dengan skor meyakinkan 5-1.
Seluruh pertandingan semifinal berlangsung di Lapangan Mini Soccer RTH Hasan Basri, Pelaihari, pada Senin (24/11) malam.
Technical Delegate (TD) Sepak Bola CP, Supriyono, menjelaskan adanya sedikit perubahan aturan pada Peparprov edisi kali ini dibandingkan gelaran sebelumnya di Hulu Sungai Selatan (HSS). Jika sebelumnya komposisi pemain adalah dua daksa dan tiga CP, kali ini diubah menjadi tiga daksa dan dua CP.
“Untuk aturan, pemain daksa tidak boleh mencetak gol. Yang diperbolehkan mencetak gol hanya pemain CP,” ujarnya.
Ia juga menilai banyak pemain berbakat yang berpotensi memperkuat tim Kalsel di masa mendatang, khususnya dari kategori CP. “Peparprov ini memang menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit baru di Sepak Bola CP,” jelasnya.
Supriyono menambahkan bahwa pemain daksa diberi pita mencolok pada tangan untuk membedakan dengan pemain CP serta memudahkan wasit dalam pengawasan pertandingan.
Laga final antara Kabupaten Banjar dan Balangan akan digelar pada Selasa (25/11) malam di lokasi yang sama. Laga ini merupakan ulangan laga final di Peparprov Tabalong.
Editor : Arif Subekti