Kegiatan ini digelar di Lapangan Mini Soccer Mabrur Pratama, Banjarbaru, Minggu (23/11/2025) pagi, dan diikuti puluhan tim dari berbagai daerah di Kalsel.
Pembukaan festival ditandai dengan tendangan pertama oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Budiono, yang hadir mewakili Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, sekaligus menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan tersebut.
“Festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah penting dalam pembinaan dan pengembangan bakat pesepak bola muda di daerah sejak usia dini,” ujar Budiono saat ditemui, Senin (24/11/2025).
Ia menegaskan, pembinaan usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk atlet sepak bola yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki disiplin, mental tangguh, dan menjunjung sportivitas.
“Kegiatan seperti ini adalah langkah awal untuk melahirkan bibit-bibit pemain potensial yang kelak bisa mengharumkan nama Kalimantan Selatan, bahkan Indonesia,” tambahnya.
Budiono juga menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada Forsgi yang dinilai konsisten dalam mengembangkan sepak bola akar rumput.
“Pemerintah daerah, melalui Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi, sangat mengapresiasi inisiatif ini. Forsgi telah menunjukkan peran nyata dalam membina talenta muda secara terprogram dan berkelanjutan,” ucapnya.
Melalui festival ini, anak-anak tidak hanya diasah secara kemampuan teknis bermain bola, tetapi juga dibangun rasa percaya diri, karakter sportif, dan semangat kebersamaan sejak dini. Sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan sepak bola Banua.
Editor : Sutrisno