Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tangis Haru di Pelaihari, Syahrianoor Sukses Raih Medali Emas Cabor Atletik Peparprov Kalsel V 2025 untuk Kabupaten Kotabaru

Jumain Radar Banjarmasin • Sabtu, 22 November 2025 | 20:37 WIB
BIKIN BANGGA:Syahrianoor, atlet difabel Kabupaten Kotabaru meraih medali emas di Peparprov Kalsel V 2025 di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (22/11/2025).
BIKIN BANGGA:Syahrianoor, atlet difabel Kabupaten Kotabaru meraih medali emas di Peparprov Kalsel V 2025 di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (22/11/2025).

PELAIHARI - Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala) menjadi saksi bisu pecahnya tangis bahagia Syahrianoor.

Dengan segala keterbatasannya, atlet paralimpik berusia 20 tahun asal Kabupaten Kotabaru ini sukses mengukir sejarah emas yang begitu mengharukan di ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalsel V 2025 Pelaihari, Sabtu (22/11/2025).

Bukan sekadar medali, capaian ini adalah sebuah pembuktian diri, buah dari tetes keringat latihan pagi dan sore, serta janji suci untuk membahagiakan orang tua.

Syahrianoor tampil memukau di arena atletik. Ia berhasil menyumbangkan dua medali berharga untuk kontingennya. Yakni, medali emas di nomor pertandingan lempar cakram dan medali perak di nomor pertandingan tolak peluru.

Saat kalungan medali emas menyentuh lehernya, seluruh beban perjuangan seolah terlepas. Syahrianoor mengaku diliputi perasaan bangga dan terharu yang tak tertahankan.

"Ini pertama kalinya saya bisa mendapatkan emas. Rasanya bangga sekali, terharu. Langsung saya telepon keluarga. Emas ini bukan buat saya, tapi untuk Mama Abah," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Kemenangan ini tidak didapat secara instan. Di tengah segala keterbatasan fisik yang ia miliki, Syahrianoor tak pernah surut semangat.

Ia menjalani jadwal latihan yang disiplin, pagi dan sore, dengan satu tekad bulat membahagiakan orang tua.

"Orang tua yang paling bersemangat mendukung. Mereka selalu bilang, jangan malu dengan keterbatasan, jangan malu dengan rezeki yang ada. Dukungan itu yang membuat saya mampu dapat emas," kenangnya.

Syahrianoor masih berpeluang menambah perolehan medali, yakni pada nomor pertandingan lempar lembing.

Ia berjanji untuk kembali membuktikan diri. Ia ingin menunjukkan bahwa perjuangan dan pengorbanan selama ini tidaklah sia-sia.

"Apa yang saya inginkan bisa tercapai, yaitu membuat bangga orang tua. Saya pernah merasakan kekalahan, dan itu yang saya jadikan pelajaran. Saya ingin buktikan lagi di Lembing," tegas Syahrianoor. 

Dukungan Penuh dari Banua

Kisah heroik Syahrianoor ini tak lepas dari peran dan dukungan penuh. Selain restu dan doa dari Mama Abah tercinta, ia juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemkab Kotabaru yang memberinya ruang untuk berjuang dan berprestasi di tingkat provinsi.

Herman, pelatih tim atletik Kotabaru juga merasa bangga, karena medali Kotabaru terus bertambah dari penampilan Syahrianoor. “Mudahan ini menjadi motivasi untuk atlet atlet yang belum bertanding,” motivasinya.

Herman juga meminta doa masyarakat Kotabaru agar medali terus bertambah, sehingga nama Kotabaru kian harum di Peparprov V Kalsel 2025.

Editor : Fauzan Ridhani
#Atlet Difabel #pekan paralimpik provinsi #peparprov #Pelaihari #kabupaten tanah laut