PELAIHARI - Kontingen Kotabaru menunjukkan performa positif di awal gelaran Pekan Paralimpik Provinsi (Perpaprov) Kalsel V 2025 di Kabupaten Tanah Laut, Jumat (21/11/2025) sore.
Dari data yang didapatkan Radar Banjarmasin, Kotabaru sudah mengumpulkan lima medali, terdiri dari satu perak dan empat perunggu. Ini menjadi modal berharga untuk menghadapi hari-hari pertandingan selanjutnya.
Cabor Atletik menjadi penyumbang terbesar dengan dua perak dan dua perunggu. Medali perak masing-masing disumbangkan Nurlinda yang tampil di nomor lompat jauh dan Fitria yang tampil di Nomor tolak peluru.
Dua medali perunggu masing-masing diamankan oleh Rohlini di nomor tolak peluru dan satu atlet putri lain di nomor yang belum dirinci.
Tak kalah mentereng, di pertandinga cabang olahraga angkat berat, Sitti Maifa tampil memukau dengan menyumbangkan dua medali perunggu sekaligus.
Menanggapi raihan awal yang memuaskan ini, Arbani, Wakil Ketua Kontingen NPC Kotabaru menyampaikan rasa syukurnya.
Meski hari pertama telah usai, Arbani menyatakan perjalanan Kotabaru masih panjang dan peluang meraih medali emas masih terbuka lebar. “Alhamdulillah, untuk raihan sementara ini. Ini baru permulaan,” ujar Arbani.
Ditambahkannya, masih banyak cabor andalan yang belum dimulai. "Antara lain, seperti renang, badminton, dan cabor-cabor lainnya yang kami yakini berpotensi besar meraih medali emas di hari berikutnya," sambungnya.
Arbani juga tidak lupa menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada para atlet yang telah berjuang dan berhasil menyumbangkan medali.
Ia berpesan kepada seluruh atlet, official, dan pelatih agar tetap menjaga semangat, etos, dan yang terpenting, kondisi kesehatan serta mental.
“Jaga kesehatan, jaga mental. Kita harus siap bertanding secara maksimal di setiap kesempatan. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kita bersama,” tegasnya sembari memberi suntikan motivasi.
Arbani berjanji, perkembangan dan update perolehan medali selanjutnya dari perjuangan kontingen NPC Kotabaru akan segera disampaikan secara berkala.
Editor : Fauzan Ridhani