Meskipun gagal merebut gelar juara umum, capaian medali yang diraih para atlet dinilai telah memenuhi target yang ditetapkan sejak awal.
Dari data yang dihimpun oleh KONI Kota Banjarmasin, kontingen Kayuh Baimbai tetap menjadi daerah dengan perolehan medali terbanyak secara keseluruhan.
Banjarmasin mengumpulkan 628 medali, terdiri dari 217 emas, 204 perak, dan 207 perunggu, mengungguli semua kontingen lain dari sisi total raihan.
Namun, dalam sistem klasemen Porprov yang mengutamakan jumlah medali emas sebagai penentu peringkat, Banjarmasin harus mengakui keunggulan Kabupaten Tanah Laut.
Daerah tuan rumah tersebut keluar sebagai juara umum dengan koleksi 278 medali emas, disertai 141 perak dan 177 perunggu, meski total medalinya lebih sedikit, yakni 596 keping.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati Kota Banjarbaru dengan perolehan 93 emas, 113 perak, dan 157 perunggu, atau total 363 medali. Hasil ini menegaskan ketatnya persaingan di papan atas Porprov XII Kalsel 2025.
Ketua KONI Banjarmasin melalui Sekretaris Umum, Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa target yang dicanangkan tidak hanya berfokus pada gelar juara umum, tetapi juga pada perolehan total medali.
Dari sisi tersebut, hasil kontingen Banjarmasin masih berada dalam jalur yang sesuai dengan perencanaan awal.
Namun demikian, Arif mengakui bahwa perolehan medali emas belum mampu mengantarkan Banjarmasin ke posisi puncak klasemen. Hal itu membuat gelar juara umum harus kembali lepas dari genggaman pada ajang olahraga empat tahunan tersebut.
Meski gagal menjadi yang terbaik, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas di setiap pertandingan.
Menurutnya, sejumlah faktor teknis turut memengaruhi performa atlet saat bertanding, mulai dari kualitas lawan, tingkat persaingan, hingga kondisi fasilitas di beberapa venue.
“Secara posisi memang kita belum mencapai target juara umum. Namun, dari sisi perolehan medali, capaian ini sudah sesuai dengan yang kami rencanakan. Ke depan, tentu akan ada evaluasi menyeluruh agar prestasi olahraga Kota Banjarmasin dapat meningkat dan kembali bersaing untuk merebut gelar juara umum. Yang jelas, kami tetap bangga atas perjuangan atlet-atlet Banjarmasin yang telah bertanding secara sportif,” ujar Arif, Jumat (21/11/2025).
Hasil Porprov XII ini, lanjut Arif, menjadi bahan pembelajaran penting bagi KONI Banjarmasin untuk memperbaiki strategi pembinaan, persiapan, serta pemetaan kekuatan menuju Porprov selanjutnya.
Editor : Sutrisno