BATULICIN – Setelah Porprov XII Kalimantan Selatan 2025 ditutup pada 14 November lalu, masing-masing daerah mulai mengevaluasi hasil akhir. Tanah Bumbu harus legawa setelah finis di peringkat lima, meski menargetkan tiga besar.
Perolehan 44 medali emas, 66 perak, dan 124 perunggu mengantarkan Tanah Bumbu naik ke peringkat lima klasemen umum, setelah sebelumnya berada di posisi sembilan.
Kenaikan empat tingkat ini disebut sebagai bukti bahwa pembinaan atlet mulai menunjukkan perkembangan, meskipun persaingan medali semakin ketat.
Ketua KONI Tanah Bumbu, Adi Haidar Putra, tetap mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih, dan official yang tampil maksimal di berbagai cabang. Ia menegaskan bahwa hasil tersebut tetap patut dibanggakan.
“Prestasi bukan hanya soal podium, tetapi tentang semangat yang terus menyala,” ujarnya, dikutip Ahad (16/11).
Haidar juga meminta para atlet menjaga motivasi mereka. “Karena perjalanan kita belum selesai masih banyak mimpi yang menunggu untuk diwujudkan, masih banyak panggung yang ingin kalian taklukkan,” terangnya.
Tuan rumah Tanah Laut menutup perhelatan sebagai juara umum dengan dominasi 278 medali emas. Kota Banjarmasin berada di posisi kedua, disusul Banjarbaru di urutan ketiga. Tapin mengamankan posisi keempat, satu tingkat di atas Tanah Bumbu.
Editor : Arif Subekti