Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

AFP Kalsel Pantau Bakat di Porprov XII, Siapkan 25 Pemain Menuju Pra PON

M Idris Jian Sidik • Selasa, 11 November 2025 | 10:27 WIB
Pertandingan sengit cabang olahraga futsal Porprov XII Kalsel 2025 di Lapangan Istana Futsal, Bati-Bati, menjadi ajang pemantauan bagi AFP Kalsel dalam menjaring pemain potensial menuju Pra PON. (M Id
Pertandingan sengit cabang olahraga futsal Porprov XII Kalsel 2025 di Lapangan Istana Futsal, Bati-Bati, menjadi ajang pemantauan bagi AFP Kalsel dalam menjaring pemain potensial menuju Pra PON. (M Id

BATI-BATI – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Selatan (Kalsel) menurunkan tim pemantau untuk menjaring talenta terbaik pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalsel 2025 yang digelar di Kabupaten Tanah Laut.

Tim ini bertugas menilai performa para atlet futsal putra dan putri yang berlaga di berbagai nomor pertandingan. Pemantauan dilakukan langsung di Lapangan Istana Futsal, Bati-Bati, sejak dimulainya cabang olahraga futsal Porprov hingga hari kedelapan pelaksanaan, Selasa (11/11/2025).

“Pertandingan sudah berjalan sembilan hari, dan sejauh ini kami melihat banyak pemain yang luar biasa, baik di kategori putra maupun putri,” ujar Edy Susanto, anggota tim pemantau AFP Kalsel yang juga mantan pelatih futsal Pra PON dan PON Kalsel.

Edy menjelaskan, pemain yang tampil di Porprov tahun ini berasal dari beragam kelompok usia — mulai dari senior hingga junior kelahiran 2007 dan 2009. Pemantauan ini, katanya, sekaligus menjadi langkah awal persiapan menghadapi regulasi pembatasan usia pada ajang Pra PON mendatang.

“Kami mengamati dua kelompok, pemain senior dan pemain muda di bawahnya. Semua sudah menunjukkan kemampuan yang cukup baik, baik dari segi teknik, mental, maupun fisik,” ungkap pelatih futsal Pornas Korpri dan Porwanas Kalsel itu.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan akan memilih sekitar 25 pemain terbaik putra dan putri untuk dipanggil ke tahap seleksi Pra PON. Setiap daerah, menurutnya, berpeluang mengirimkan perwakilan jika atletnya menunjukkan performa menonjol selama Porprov berlangsung.

“Kami tidak hanya melihat siapa yang juara, tetapi lebih kepada potensi dan kualitas individu pemain. Sumber daya manusia menjadi fokus utama kami,” tegas Edy.

Sementara itu, Ketua AFP Kalsel H. Anwar Hadimi menegaskan bahwa hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar pembentukan tim futsal Kalsel yang akan berlaga di Pra PON.

“Tim pemantau akan memberikan laporan lengkap terkait pemain yang dianggap layak dipersiapkan menuju Pra PON. Harapan kami, Kalsel kembali memiliki tim futsal yang solid dan mampu lolos ke PON berikutnya,” ujar Anwar yang juga pengurus KONI Kalsel.

Editor : Arif Subekti
#tim #Pra PON #bakat #Kalsel #pemantau #Asosiasi #Futsal #porprov