BARABAI - Atlet HST di cabor Petanque menutup kejuaraan Porprov Kalsel dengan apik.
Mereka jadi juara umum setelah mengoleksi 9 medali.
Sembilan medali terdiri dari empat medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu.
Medali emas pertama pada kategori Triple Mix A diraih M Rafliansyah (Ateng), Irgi Ahmad Fahrezi, dan Siti Fatimah.
Emas kategori Single Putra diraih M Rafliansyah (Ateng).
Emas pada kategori Double Putra diraih oleh M Dayadi dan M Rafliansyah (Ateng).
Sedangkan medali emas pada kategori Shooting Putri diraih oleh Izmi Rayna Khanza.
Peraih tiga medali emas Petanque, M Rafliansyah mengaku bangga atas raihannya bersama rekan lainnya di cabor Petanque pada Porprov ke-12 Kalsel.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi Petanque dalam Porprov ke-12 ini," ujarnya.
Ia juga berterima kasih kepada pelatih, KONI, dan Pemerintah Kabupaten HST yang terus mendukung Petanque.
Ketua KONI HST, Yajid Fahmi mengapresiasi capaian positif yang diraih semua pihak yang terlibat dalam cabor Petanque HST.
"Hasil positif ini sangat berkontribusi dalam perolehan medali Kabupaten HST," ungkapnya, Senin (10/11/2025).
Untuk medali perak pada kategori Shooting Beregu diraih oleh M Dayadi, M Nabil Rahman, dan Muhammad Yusnadi.
Medali perak lainnya didapat dari kategori Beregu Putri yang diraih oleh Muslimatul Jannah, Rahmawati, Della Safitri, dan Nur Aulia Azizah.
Medali perunggu didapat pada kategori Triple Man yang diraih oleh Alamsyah Mappaompo, Muhammad Husin, dan Faiz Irpan.
Medali perunggu lainnya didapat pada kategori Beregu Putra yang diraih oleh Irgi Ahmad Fahrezi, M Nabil Rahman, Muhammad Husin, dan Faiz Irpan.
Medali perunggu selanjutnya didapat Beregu Shooting Putri diraih oleh Della Safitri, Muslimatul Jannah dan Nabila Muti'ah.
Kendati menuai prestasi gemilang, Yajid Fahmi berharap para atlet Petanque tidak berpuas diri, dan terus konsisten berlatih guna mencapai target yang lebih tinggi di masa mendatang.
"Lanjutkan konsistensi latihan agar atlet Petanque HST juga mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional," tegasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto