JAKARTA - Semangat juang atlet NPCI Kalimantan Selatan kembali membuahkan hasil manis di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Jakarta 2025.
Dua atlet andalan, Nur Azizah dan Zahratul Khofifah, sukses mempersembahkan dua medali perak dari cabang olahraga atletik yang digelar di Pusat Pelatihan Pelajar Olahraga Ragunan, Kamis (6/11/2025).
Nur Azizah tampil memukau di nomor lari 100 meter T13. Dengan kecepatan stabil dan fokus tinggi, ia menuntaskan lomba dengan catatan waktu 15,70 detik, hanya terpaut tipis dari peraih medali emas. Aksi impresifnya di lintasan memancing tepuk tangan penonton yang hadir.
Tak kalah membanggakan, Zahratul Khofifah juga menunjukkan performa luar biasa di nomor tolak peluru F40-41. Lemparan sejauh 5,12 meter memastikan dirinya meraih perak, sekaligus menambah pundi medali bagi kontingen Kalimantan Selatan.
Pelatih atletik NPCI Kalsel, Anugrah Rahmawati, menyebut hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan disiplin latihan yang panjang.
“Dua perak ini adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Mereka berjuang tanpa kenal lelah sejak persiapan awal, dan hasilnya sangat membanggakan,” ujar Anugrah.
Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain untuk tampil lebih baik pada nomor berikutnya.
“Besok mereka masih akan bertanding lagi. Kami optimistis bisa menambah medali,” imbuhnya.
Sementara itu, Nur Azizah mengaku sangat bersyukur atas hasil yang diraih.
“Alhamdulillah, saya hanya ingin berlari secepat mungkin dan memberikan yang terbaik untuk Kalimantan Selatan,” ujarnya dengan senyum bahagia.
Dengan tambahan dua medali perak ini, kontingen NPCI Kalimantan Selatan semakin memperlihatkan daya saingnya di level nasional, sekaligus menegaskan bahwa atlet difabel Banua mampu bersinar dengan semangat dan determinasi tinggi.
Editor : Arif Subekti