PELAIHARI – Tim bulu tangkis Kota Banjarmasin tampil gemilang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025.
Para pebulutangkis muda Banua berhasil membawa pulang lima medali di GOR Berseri, Pelaihari.
Terdiri dari satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Medali emas disumbangkan Surya Adhipratama Tanggara di nomor tunggal putra.
Sementara medali perak diraih Keisha Arya Syifa/Tasya Novyana Putri di nomor ganda putri.
Tiga medali perunggu datang dari Rizwan Yusliansyah/Keisha Arya Syifa (ganda campuran), Tasya Novyana Putri (tunggal putri), dan Muhammad Ridho Ramadhani (tunggal putra).
Ketua PBSI Banjarmasin Yanto Suparwito mengaku bersyukur atas hasil tersebut, meski target dua emas belum tercapai.
“Alhamdulillah, dari target dua emas kita dapat satu. Anak-anak tampil cukup bagus, apalagi sebagian besar masih muda dan potensial,” ujarnya.
Sebenarnya peluang cukup besar Banjarmasin kalau nomor beregu putra dan putri tetap dipertandingkan. "Tapi tahun ini sistemnya berubah. Hanya ada beregu campuran, sementara di situ ada atlet kita yang cedera,” sebutnya.
Ia optimistis performa atlet muda ini akan terus meningkat dan siap bersaing di level lebih tinggi.
Sementara Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Banjarmasin Muhammad Sarwani menilai hasil ini menjadi bukti pembinaan PBSI berjalan baik.
“Lima medali ini menunjukkan pembinaan atlet berjalan positif. Beberapa di antaranya kami siapkan menuju Pra-PON,” katanya.
Capaian ini mempertegas dominasi Banjarmasin sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis di Kalimantan Selatan.
Editor : Eddy Hardiyanto