PELAIHARI — Pertarungan sengit langsung tersaji pada pertandingan cabang olahraga Taekwondo Porprov XII Kalsel 2025 Pelaihari di Lapangan Tenis Indoor Pemuda, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Di antara para peserta dari seluruh daerah, kontingen Taekwondo Kota Banjarmasin tampil dengan ambisi besar, yakni merebut kembali gelar juara umum.
Banjarmasin menurunkan 19 taekwondoin terbaik, terdiri dari 8 putra dan 8 putri untuk kategori Kyorugi (tarung), serta 3 taekwondoin yang tampil dalam dua kelas Poomsae (jurus).
Pelatih Taekwondo Banjarmasin, Indah Ma’rifah mengungkapkan anak-anak didiknya telah menjalani persiapan panjang dan matang.
“Kami sudah dua tahun menjalani persiapan untuk Porprov ini. Latihan seminggu lima kali, fokus pada teknik dan fisik,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Pada hari pertama pertandingan, Selasa (28/10/2025), tim taekwondo Kota Banjarmasin langsung tampil agresif.
Di nomor Poomsae, meski belum berhasil meraih podium karena finish posisi kelima, namun penampilan atlet dianggap cukup menjanjikan sebagai pemanasan.
Sementara, di nomor Kyorugi, satu taekwondoin Kota Banjarmasin berhasil menyumbang medali emas atas nama Almer Cakra Buana dan medali perunggu atas nama Muhammad Rizki.
“Kita berhasil meraih 1 emas dan 1 perunggu di hari pertama, kami akan kembali berjuang, mohon doanya, ” tambah Indah.
Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Kalimantan Selatan (Pengprov TI Kalsel), Prigerhani Agustina memberikan dukungan, sekaligus motivasi untuk seluruh kontingen, termasuk Kota Banjarmasin.
“Kami harap mereka bisa menjaga konsistensi dan menunjukkan kualitas terbaiknya di ajang Porprov ini, ” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Porprov XII Kalse 2025 harus menjadi pemacu semangat pemuda Banua untuk melangkah lebih jauh.
“Jangan berhenti di sini. Jadikan Porprov sebagai batu loncatan menuju Kejurnas, bahkan PON,” tutur Prigerhani.
Terdapat 156 atlet dari 13 kabupaten/kota yang mengikuti 23 kelas pertandingan pada Porprov XII ini. Kontingen kuat seperti Banjarbaru, Tanah Laut, dan Kotabaru disebut menjadi pesaing terberat dalam perebutan medali bergengsi.
Meski begitu, skuat Banjarmasin tak gentar menghadapi tekanan. “Kami siap bertarung. Mental dan kerja keras menjadi kunci,” tutur Indah.
Dengan deru semangat juang di atas matras, Taekwondo Banjarmasin siap mengamankan posisi teratas dan mengharumkan nama kota di Porprov XII Kalsel 2025.
Pertandingan taekwondo Porprov XII Kalsel 2025 berlanjut hingga 1 November 2025, dan kans Kota Banjarmasin untuk pulang sebagai raja Taekwondo Banua masih sangat terbuka lebar.
Editor : Fauzan Ridhani