PELAIHARI – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan XII 2025 tinggal menghitung hari.
Ajang olahraga terbesar di daerah ini dijadwalkan berlangsung pada 1–14 November 2025 di Kabupaten Tanah Laut, dengan upacara pembukaan digelar pada 1 November mendatang.
Dari 62 cabang olahraga yang dipertandingkan, karate menjadi salah satu cabang unggulan yang siap memanaskan arena.
Pertandingan karate akan dilaksanakan pada 8–13 November 2025 di Gedung Paraduta, Kodim 1009/TLA, Pelaihari, dan akan mempertemukan 238 atlet dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang berlaga di 20 kelas pertandingan.
Ketua Umum FORKI Kalsel, H Sahbirin Noor menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh baik dari sisi panitia maupun atlet. Ia berharap Porprov tahun ini menjadi momentum kebangkitan karate Banua di kancah nasional.
“Naik dengan persiapan, turun dengan kehormatan. Lakukan seleksi atlet sesuai aturan AD/ART FORKI. Saatnya karateka Banua bangkit dan mengukir prestasi, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional bahkan internasional,” tegas pria yang akrab disapa Paman Birin.
Sementara itu, Technical Delegate Karate Porprov 2025, Ahmad Riza Juniar menjelaskan hasil dari ajang ini akan menjadi dasar penjaringan atlet terbaik untuk memperkuat tim FORKI Kalsel di ajang PON Bela Diri Manado 2026 dan PON Besar NTB 2027.
“Porprov menjadi ajang penting dalam pembinaan karateka daerah. Atlet-atlet terbaik dari sini akan kita siapkan menuju level kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya, Jumat (24/10/2025)
Dengan semangat dan persiapan matang dari seluruh pihak, cabang olahraga karate diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang sekaligus menjadi simbol kebangkitan olahraga bela diri di Kalimantan Selatan.
Editor : Fauzan Ridhani