Pondok Pesantren Nurul Muttaqien berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Pondok Pesantren Rakha Amuntai dengan skor tipis 1–0.
Pertandingan yang sarat sportivitas ini menjadi penutup rangkaian Liga Santri perdana di Kabupaten HSU yang digelar dalam peringatan Hari Santri Nasional ke-10.
Baca Juga: Kapasitas TPA Banjarbaru Tinggal Tiga Tahun, Warga Harus Kelola Sampah dari Rumah
Turut hadir menyaksikan laga final, Bupati HSU H. Sahrujani selaku Ketua PSSI HSU, Wakil Bupati Hero Setiawan yang juga Ketua KONI HSU, serta Sekretaris Daerah Adi Lesmana dan Kepala Kantor Kementerian Agama HSU.
Kehadiran para pejabat daerah menambah semarak sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga di kalangan santri.
Yang membuat final kali ini berbeda dan berkesan, suara lantunan salawat menggema sepanjang pertandingan.
Baca Juga: DLH HST Uji Laboratorium Air Bersih Dapur MBG, Dari Lima Lokasi Ternyata Baru Tiga Dinyatakan Aman
Para suporter dari kedua pesantren tidak saling bersorak dengan yel-yel, melainkan bersalawat bersama, menciptakan suasana damai, religius, dan penuh keberkahan.
"Liga ini bukan hanya ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menanamkan nilai sportivitas, dan membuktikan bahwa santri bisa berprestasi di bidang olahraga," ujar Bupati Sahrujani.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas suksesnya penyelenggaraan Liga Santri perdana di HSU.
Baca Juga: Hafidzah HST Mufidatul Husna Juara 1 STQ Nasional, Satu-satunya Wakil Kalsel yang Menang
Ia memastikan, ajang serupa akan digelar kembali dengan skala yang lebih besar.
"Insyaallah tahun depan akan kita laksanakan lagi dengan lebih meriah. Semangat para santri dan dukungan masyarakat harus terus kita jaga," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Hero Setiawan berharap Liga Santri menjadi wadah bagi lahirnya bakat-bakat sepak bola potensial dari kalangan pesantren.
Baca Juga: Pecah Rekor 11.682 Orang Kunjungi CMSE 2025
Gol tunggal kemenangan Pondok Pesantren Nurul Muttaqien menjadi momen penentu yang mengantarkan mereka sebagai juara Liga Santri Bupati Cup HSU 2025.
Penyerahan hadiah dan trofi juara akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2025, bertepatan dengan apel peringatan Hari Santri Nasional ke-10 di Lapangan Pahlawan Amuntai.
Final ini tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi dunia olahraga santri di HSU, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, keagamaan, dan pembentukan karakter santri yang unggul. (*)
Editor : M. Ramli Arisno