BANJARMASIN – Tim catur National Paralympic Committee (NPC) Banjarmasin tengah mematangkan persiapan jelang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalimantan Selatan 2025 di Kabupaten Tanah Laut, November mendatang.
Cabang olahraga catur menjadi salah satu andalan dengan target tinggi, yakni delapan medali emas. Target ini diusung untuk mempertahankan tradisi prestasi sekaligus mengulang kesuksesan pada edisi sebelumnya.
Latihan rutin digelar di sekretariat NPC Banjarmasin, Jalan Mangga, dengan arahan pecatur Banua bergelar Master FIDE, Miftahul Hudany. Ia menyebut, delapan atlet yang disiapkan terbagi dalam kategori tuna netra, tuna daksa, dan tuna rungu.
“Empat atlet putra dan empat putri kami latih secara terprogram dua kali seminggu. Materi yang diberikan meliputi strategi pembukaan, permainan tengah, hingga teknik akhir pertandingan,” jelas Miftah, Selasa (23/9/2025).
Selain itu, para atlet juga dibekali latihan tambahan berupa teka-teki papan catur dan simulasi pertandingan. Hal ini bertujuan mempertajam konsentrasi dan meningkatkan kemampuan membaca situasi di atas papan.
Salah satu atlet, Herwiansyah, mengaku berambisi mempersembahkan emas perdana di ajang Peparprov. Pada edisi sebelumnya, ia hanya mampu membawa pulang perak.
“Tahun ini saya turun di nomor tuna netra. Target pribadi saya jelas medali emas. Lawan terberat tetap tim Hulu Sungai Utara yang pernah jadi juara umum catur di Peparprov,” ungkapnya.
Sebagai catatan, pada Peparprov 2022 lalu, tim catur NPC Banjarmasin sukses meraih delapan medali dengan rincian lima emas, dua perak, dan satu perunggu. Capaian tersebut menjadi modal berharga untuk menjaga tradisi emas pada tahun ini.
Editor : Arif Subekti