Kepastian ini ditegaskan usai perwakilan Korpri Kalsel menghadiri Chief de Mission (CDM) Meeting II di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Pertemuan membahas sejumlah perubahan teknis, termasuk revisi technical handbook beberapa cabang olahraga, mekanisme pengunggahan dokumen atlet, dan penetapan jadwal technical meeting.
Baca Juga: Kakanwil Kemenkum Kalsel Dorong Pembentukan Posbankum di Kabupaten Banjar
Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi, Tradisional, dan Layanan Khusus Dispora Kalsel Rijal Hamid yang mewakili Korpri Kalsel menyampaikan PORNAS kali ini diperkirakan diikuti lebih dari 7.000 atlet dari seluruh Indonesia.
"CDM Meeting ini menjadi penting untuk memastikan kesiapan kontingen. Panitia juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, salah satunya memberikan subsidi tarif LRT dari Bandara menuju Jakabaring Sport City, dari Rp10 ribu menjadi Rp5 ribu," jelas Rijal, Jumat (12/9/2025).
Kalsel akan turun di delapan cabang olahraga: tenis lapangan, bulu tangkis, catur, futsal, gateball, tenis meja, balap sepeda, dan lari 5K.
Baca Juga: Permudah Akses Keadilan, Posbankum akan Hadir di Seluruh Kelurahan Kota Banjarbaru
Seleksi atlet sudah dilakukan di kabupaten/kota, dan sebagian cabor sudah masuk tahap latihan mandiri.
"Target kami tentu membawa pulang medali dari semua nomor yang diikuti," tegas Rijal.
Ia menekankan peserta PORNAS Korpri dibatasi hanya untuk ASN dan P3K dengan TMT pengangkatan sebelum Oktober 2025, sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga: Bendungan Tapin yang Diresmikan Jokowi Belum Berikan Manfaat Nyata
Menurut Rijal, PORNAS tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus memperkuat jaringan lintas instansi.
"Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Kalsel mampu bersaing dan menorehkan hasil membanggakan," pungkasnya.
Agenda PORNAS Korpri XVII mencakup pemberangkatan kontingen Kalsel 4 Oktober, upacara pembukaan 5 Oktober, pertandingan 5–11 Oktober, dan penutupan 11 Oktober 2025. (*)
Editor : M. Ramli Arisno