Polres HST bakal berhadapan dengan tim tangguh Buluan A di Stadion Murakata Mandingin, Sabtu (6/9/2025) pukul 15.00 Wita.
Kehadiran bomber berusia 45 tahun ini dipastikan melalui video singkat yang diunggahnya. "Tunggu saya di Bupati HST Cup," kata Dzumafo dalam rekaman tersebut.
Baca Juga: Buruh, Mahasiswa, hingga Ojol Geruduk DPRD Tabalong Tuntut Perbaikan Nasib
Dzumafo menjadi salah satu ikon sepak bola Indonesia yang paling berpengaruh.
Striker kelahiran Douala, Kamerun, 21 Februari 1980 ini telah malang melintang di tanah air sejak debut bersama PSPS Pekanbaru pada 2007.
Sepanjang kariernya, Dzumafo tercatat memperkuat berbagai klub besar seperti Arema FC, Persib Bandung, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Bhayangkara FC, hingga kini berseragam Persiba Balikpapan.
Baca Juga: DPRD Banjarmasin Usut Dugaan Kandungan Minyak Babi di Wadah MBG
Meski usia tak lagi muda, performa pemain naturalisasi yang resmi menjadi WNI sejak 2017 itu tetap impresif.
Dzumafo bahkan mencatatkan rekor sebagai pencetak gol tertua di Liga 1 Indonesia saat berusia lebih dari 41 tahun.
Puncaknya, di usia 45 tahun ia masih mampu membawa Persiba Balikpapan promosi ke Liga 2 sambil menambah koleksi gol pribadi.
Baca Juga: Responsif, Bupati HSU Sahrujani Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Harus Amuntai Tengah
Di balik ketajamannya, Dzumafo dikenal sosok yang disiplin menjaga fisik dan pola makan. Ia sering menegaskan usia bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Tak hanya serius di lapangan, Dzumafo juga kerap tampil humoris di media sosial, membuatnya semakin dekat dengan penggemar.
Kehadiran striker berpengalaman ini diharapkan mampu mengangkat performa Polres HST untuk melaju ke final.
Laga semifinal diprediksi berlangsung sengit mengingat kualitas kedua tim yang relatif berimbang.
Editor : M. Ramli Arisno