BANJARMASIN – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan menggelar Kursus Juri dan Pembuat Jalur (Route Setter) di Venue Panjat Tebing GOR Hasanudin, Banjarmasin.
Kegiatan ini berlangsung sejak Kamis (28/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) lalu dan diikuti oleh belasan peserta yang berasal dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.
Total, ada 10 peserta juri dan 5 pembuat jalur yang mengikuti pembekalan, baik secara teori maupun praktik, agar memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam kompetisi panjat tebing.
Koordinator kegiatan sekaligus Ketua Bidang Kompetisi FPTI Kalsel, Adam Syaifullah, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membangun SDM yang andal di bidang kepanitiaan.
“Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan juri dan pembuat jalur yang benar-benar menguasai bidangnya. Pemahaman mendalam tentang aturan serta teknik sangat penting demi menjaga kualitas dan integritas kompetisi,” ujarnya, Selasa (2/9/2025)
Menurut Adam, keberadaan perangkat kompetisi yang profesional sangat dibutuhkan agar setiap event panjat tebing, baik tingkat daerah maupun nasional, bisa terselenggara sesuai standar.
“Dengan adanya kursus ini, perangkat FPTI Kalsel bisa lebih memahami aturan yang berlaku. Harapannya standar kompetisi meningkat dan penyelenggaraan event bisa berjalan profesional,” tambahnya.
Kursus ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung seperti menilai jalannya kompetisi dan merancang jalur sesuai standar nasional dan internasional.
Adam berharap hasil dari pelatihan ini mampu melahirkan juri dan route setter berkompetensi tinggi, yang akan mendorong kemajuan panjat tebing di Kalimantan Selatan dan berkontribusi bagi prestasi Indonesia.
“Kami berharap kursus ini bisa melahirkan juri dan pembuat jalur yang berkualitas, sehingga panjat tebing di Kalsel semakin maju,” pungkasnya.
Editor : Arif Subekti