Mereka adalah ustadz dan ustadzah yang mengikuti Gowes Bareng BKPRMI Kalsel, rangkaian Milad ke-48 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia.
Dengan menempuh jarak 10 kilometer mengelilingi kota Banjarmasin, peserta mengayuh pedal dengan antusias. Rute yang cukup menantang bagi sebagian peserta ini menjadi sarana untuk menguji kebugaran sekaligus melatih daya tahan tubuh.
Ketua Umum DPW BKPRMI Kalsel, H. Fahrurazi, menegaskan bahwa gowes ini tidak hanya seremonial, tetapi bagian dari komitmen organisasi untuk mengampanyekan pola hidup sehat.
“Kami ingin para pendidik agama juga menjaga kebugaran. Kalau sehat jasmani dan rohani, mereka akan lebih maksimal mendidik anak-anak santri,” ujarnya.
Fahrurazi menambahkan, gowes ini menjadi ajang refreshing bagi peserta yang sehari-hari sibuk mengajar. “Selain olahraga, ini juga silaturahmi. Tapi yang terpenting, mereka bisa merasakan manfaat olahraga secara langsung,” tambahnya.
Milad ke-48 BKPRMI tidak hanya diwarnai gowes. Setelah bersepeda, rangkaian dilanjutkan dengan lomba mini soccer di Lapangan SKB Mulawarman—menguji kekompakan dan stamina para ustadz-ustadzah. Siang harinya, lomba Bermain, Cerita, dan Menyanyi (BCM) menambah warna perayaan.
“Semua kegiatan kami desain agar seimbang antara olahraga dan kreativitas. Tidak hanya fisik, tapi juga mental dan spiritual,” jelas Fahrurazi.
Dengan konsep ini, BKPRMI Kalsel ingin menanamkan pesan bahwa olahraga adalah bagian dari dakwah sehat, menjaga daya tahan tubuh, sekaligus memperkuat ukhuwah.
Editor : Sutrisno