JAKARTA - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dikonfirmasi mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) buntut kejadian pahit di Macau Open 2025. Partner Gloria Emanuelle Widjaja itu harus naik ke meja operasi.
Rehan Naufal sebelumnya mengalami kejadian tak sedap saat bertanding di babak perempat final Macau Open 2025. Menghadapi rekan senegara Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dia terjatuh pada gim kedua saat kedudukan 1-7.
Rehan terjatuh lantaran mendarat dengan tidak sempurna alias gagal landas usai melakukan jumping smash. Pebulu tangkis non Pelatnas PBSI itu kemudian mendapatkan perawatan, sebelum akhirnya mundur dari pertandingan.
Kejadian itu membuat langkah Rehan/Gloria terhenti di babak perempat final. Rehan pun langsung kembali ke Tanah Air untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.
Dipetik dari laman resmi PB Djarum, disebutkan bahwa Rehan Naufal dinyatakan mengalami robekan pada ligamen lutut anterior atau cedera ACL. Selain itu, dia juga mengalami luka robekan pada tulang rawan atau meniscus tear pada lutut kiri.
Kondisi itu membuat Rehan menjalani operasi artroskopi rekonstruksi ACL dan repair meniscus lutut kiri. Operasi dilakukan pada Selasa (12/8) di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.
Pelatih ganda campuran PB Djarum Vita Marissa, menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah penyembuhan Rehan. Dia memastikan timnya akan mendukung penuh proses pemulihan untuk mantan partner Lisa Ayu Kusumawati tersebut.
“Saat ini kami fokus pada operasi dan penyembuhan Rehan. Semoga prosesnya berjalan lancar semuanya. Mohon doanya agar Rehan bisa segera diberikan kesembuhan,” ungkap Vita.
Cedera ACL bisa dibilang sebagai momok bagi setiap atlet, tak terkecuali pebulu tangkis dunia. Sebab penanganan dan pemulihan cedera tersebut dapat memakan waktu cukup panjang dengan rentang waktu 3-6 bulan, atau bahkan lebih.
Saat ini Rehan/Gloria masih terdaftar dalam turnamen BWF World Tour Super 500 Hongkong Open 2025. Namun dengan cedera ini, kemungkinan besar mereka akan mundur dan bahkan tak bertanding untuk beberapa kejuaraan ke depan.
Editor : Arief