Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Debut Gemilang di Kejurnas Slalom, Anak H Rihans Variza Pereli Tapin Berhasil Naik Podium

Rasidi Fadli • Minggu, 10 Agustus 2025 | 08:06 WIB
MEMBANGGAKAN: Muhammad Kholilul Rahman bersama dengan ayahnya H Rihans Variza berhasil naik podium di Kejurnas Slalom. Foto Rahman Nor Wahyudi
MEMBANGGAKAN: Muhammad Kholilul Rahman bersama dengan ayahnya H Rihans Variza berhasil naik podium di Kejurnas Slalom. Foto Rahman Nor Wahyudi

RANTAU – Usianya baru 14 tahun. Tapi torehan prestasinya sudah menggelegar di lintasan balap nasional. Muhammad Kholilul Rahman, atau akrab disapa Aa Muhammad, kembali bikin kejutan.

Setelah mencuri perhatian saat debut di Sprint Rally bulan Juli lalu, kini giliran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Slalom yang ia taklukkan.

Sabtu (9/8/2025), di lintasan Sirkuit J99Maxx, Karawaci, Tangerang, remaja asal Kabupaten Tapin ini berhasil naik podium di debut pertamanya di ajang Slalom nasional.

Tak tanggung-tanggung, pelajar MTsN 3 Tapin ini sukses membukukan hasil yang membanggakan di beberapa kelas sekaligus.

Di kategori umum, Aa Muhammad finis di posisi ke-3. Catatan ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga penuh makna, ia berhasil mengalahkan sang ayah sekaligus rivalnya sendiri, H Rihans Variza, yang harus puas di posisi ke-4.

Tak hanya itu, di kelas lainnya, Aa Muhammad mencatatkan, Posisi ke-9 di kategori U23, posisi ke-4 di kategori non-seeded, posisi ke-4 di kategori junior

 

Catatan luar biasa ini membuat namanya langsung diperhitungkan di kancah nasional.

Perwakilan tim, Rahman Nor Wahyudi, mengatakan bahwa ayahnya H Rihans Variza, yang juga merupakan salah satu pembalap senior Kalimantan Selatan, mengaku bangga sekaligus tersaingi oleh putranya sendiri.

“Memang sebagai orang tua, tentu ia senang. Tapi sebagai rival di lintasan, rasanya campur aduk. Tapi inilah olahraga. Anak-anak muda memang harus diberi ruang,” ujarnya.

Aa Muhammad sendiri mulai belajar mengemudi sejak usia 9 tahun, dan terus mengasah kemampuannya di bawah bimbingan ayahnya sendiri. Kini, bibit unggul dari Tapin ini mulai menunjukkan bahwa masa depan balap Indonesia bisa bertumpu pada generasi muda daerah.

“Yang penting Aa terus belajar dan tidak cepat puas,” pesannya.

Editor : Arif Subekti
#kejurnas #sirkuit #slalom #Tapin #Muhammad Kholilul Rahman #Karawaci #tangerang