Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hebat! KOSTI Kalsel Sabet Perak-Perunggu di Arena Sepeda Lambat FORNAS VIII Mataram

M Idris Jian Sidik • Selasa, 29 Juli 2025 | 11:58 WIB

ASYIK: Aksi Pegiat KOSTI Kalsel saat mengendarai sepeda tua di ajang FORNAS VIII NTB.
ASYIK: Aksi Pegiat KOSTI Kalsel saat mengendarai sepeda tua di ajang FORNAS VIII NTB.
MATARAM - Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kalimantan Selatan meraih dua medali pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Lapangan Selapang Rembiga, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (28/7/2025).

Norvah Marianti berhasil merebut medali perak kategori Sepeda Lambat Dewasa Putri, sementara Zainal menyumbang medali perunggu untuk kategori Sepeda Lambat Dewasa Putra dalam cabang olahraga yang mengandalkan keseimbangan dan ketenangan ini.

Pelatih KOSTI Kalsel Tarwin Patik Mustafa mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang membuktikan sepeda tua bukan hanya warisan budaya, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.

"Alhamdulillah, dua medali ini adalah hasil dari kerja keras dan semangat komunitas yang tidak pernah padam. Kami ingin menunjukkan bahwa sepeda tua bukan hanya nostalgia, tapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional," ujar Tarwin.

Cabang sepeda lambat menjadi salah satu nomor khas dalam FORNAS yang membutuhkan keterampilan khusus. Peserta dituntut mempertahankan keseimbangan sepeda dalam kecepatan minimal tanpa menyentuh tanah.

Tarwin menekankan bahwa olahraga sepeda lambat tidak hanya membutuhkan keseimbangan dan ketenangan, tetapi juga keterampilan yang bisa dilatih secara berkelanjutan.

"Kami ingin menjadikan ini sebagai momentum. Sepeda tua bisa lebih dari sekadar hobi, ia bisa menjadi bagian dari pembinaan olahraga yang sehat dan penuh makna," tambahnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk mengembangkan potensi komunitas sepeda tua, terutama di kalangan generasi muda Kalimantan Selatan.

"Semoga ini bukan akhir, tapi langkah awal untuk KOSTI Kalsel menuju prestasi yang lebih besar. Kita akan terus berlatih, memperkuat komunitas, dan menjaga semangat olahraga tradisional tetap menyala," pungkas Tarwin.

Editor : M. Ramli Arisno
#sepeda tua #medali perak #sepeda lambat #Fornas viii #kosti kalsel